Festival Tabot 2026 Dinilai Mampu Dongkrak Promosi UMKM dan Pariwisata Bengkulu

  • 17 Jun 2026 10:33 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pelaksanaan Festival Tabot 2026 dinilai menjadi salah satu sarana yang efektif untuk mempromosikan berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berasal dari Provinsi Bengkulu. Momentum festival budaya tahunan tersebut juga diharapkan mampu memperluas pasar bagi pelaku usaha lokal melalui kehadiran ribuan pengunjung dari berbagai daerah.

Salah satu pelaku UMKM pengrajin batik besurek Bengkulu, Santi, mengatakan Festival Tabot selalu menjadi agenda yang dinantikan oleh para pelaku usaha karena memberikan peluang besar untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat luas. Menurutnya, festival tersebut menjadi wadah pemasaran yang sangat strategis karena mampu mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli secara langsung.

Santi menjelaskan bahwa Festival Tabot tidak hanya memberikan manfaat bagi pengrajin batik besurek, tetapi juga bagi berbagai pelaku usaha lainnya yang memiliki produk khas Bengkulu. Beragam produk unggulan seperti lempuk durian, kerajinan tangan, hingga aksesori berbahan kulit lantung yang diolah menjadi tas, topi, dan sepatu berpeluang dikenal lebih luas melalui kegiatan tersebut.

Ia menilai kehadiran pengunjung dalam jumlah besar selama pelaksanaan Festival Tabot akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Selain meningkatkan penjualan produk UMKM, kegiatan tersebut juga berpotensi mendorong pertumbuhan usaha di berbagai sektor pendukung lainnya.

Menurut Santi, sektor usaha seperti restoran, hotel, transportasi, hingga taman hiburan turut merasakan manfaat dari meningkatnya jumlah wisatawan yang datang selama festival berlangsung. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa Festival Tabot tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah secara lebih luas.

Santi berharap pemerintah dapat memberikan perhatian maksimal terutama dalam aspek promosi dan publikasi kegiatan agar Festival Tabot 2026 semakin dikenal oleh masyarakat di luar Bengkulu. Dengan promosi yang lebih masif dan terarah, jumlah wisatawan yang berkunjung diharapkan dapat terus meningkat, baik dari berbagai daerah di Indonesia maupun dari luar negeri.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Bengkulu untuk bersama-sama menyukseskan Festival Tabot dengan memberikan pelayanan yang ramah kepada wisatawan serta menjaga kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung. Selain itu, masyarakat dan pelaku usaha diharapkan dapat menawarkan produk, makanan, dan minuman dengan harga yang wajar sehingga para pengunjung memperoleh kesan positif dan tertarik untuk kembali berkunjung ke Bengkulu di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....