Festival Tabot 2026 Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Dongkrak Kunjungan Wisata
- 17 Jun 2026 10:04 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Murlin Hanizar, menegaskan bahwa Festival Tabot 2026 merupakan salah satu warisan sejarah dan budaya yang sangat berharga bagi masyarakat Bengkulu sehingga keberadaannya harus terus dijaga dan dilestarikan dari generasi ke generasi. Pernyataan tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi Festival Tabot 2026 yang dipusatkan di kawasan Sport Center Pantai Panjang Kota Bengkulu dengan dihadiri berbagai unsur masyarakat dan tamu undangan.
Menurut Murlin, Festival Tabot bukan hanya milik kelompok atau komunitas tertentu, melainkan menjadi milik seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan latar belakang budaya yang hidup berdampingan. Ia mengatakan semangat kebersamaan tersebut menjadi salah satu kekuatan utama yang menjadikan Festival Tabot tetap bertahan dan berkembang hingga saat ini sebagai identitas budaya Bengkulu.
Murlin menjelaskan bahwa Festival Tabot 2026 juga memperoleh dukungan dari pemerintah pusat melalui masuknya agenda budaya tahunan tersebut ke dalam Kharisma Event Nasional Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Dukungan tersebut diharapkan mampu meningkatkan promosi pariwisata Bengkulu secara lebih luas sekaligus memperkuat posisi Festival Tabot sebagai salah satu agenda wisata budaya unggulan di tingkat nasional.
Lebih lanjut, penyelenggaraan Festival Tabot memiliki tujuan untuk menumbuhkan ketertarikan wisatawan agar berkunjung ke Provinsi Bengkulu sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan sektor pariwisata daerah. Selain itu, festival ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Bengkulu kepada calon wisatawan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia maupun dari luar negeri.
Pada malam pembukaan festival, sejumlah pelaku usaha dari Republik Rakyat China turut hadir untuk menyaksikan secara langsung kemeriahan dan keunikan budaya yang ditampilkan masyarakat Bengkulu. Kehadiran tamu dari luar negeri tersebut menjadi salah satu bukti bahwa Festival Tabot memiliki daya tarik tersendiri dan berpotensi menjadi media promosi budaya Bengkulu di tingkat internasional.
Festival Tabot 2026 juga menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya dari kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu yang menambah semarak suasana selama pelaksanaan kegiatan. Selain itu, masyarakat China Huang Fu turut menampilkan pertunjukan budaya, sementara permainan rakyat tradisional seperti ikan-ikan dan telong-telong kembali dihadirkan sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya lokal.
Selama sepuluh hari pelaksanaan, berbagai perlombaan seperti lomba musik dool, tari kreasi Tabot, serta permainan rakyat tradisional akan digelar dengan melibatkan sanggar seni dan masyarakat dari berbagai daerah di Bengkulu. Pemerintah juga menyediakan 23 stan UMKM gratis di sekitar panggung utama, melaksanakan kegiatan sosial berupa makan besar dan sarapan anam bagi anak yatim, serta menghadirkan penyuluhan hukum dari Kejaksaan Tinggi Bengkulu guna mendukung pemberdayaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....