PSSI Gelar Workshop Wasit untuk Media jelang BRI Super League Musim 2026/27
- 05 Sep 2026 11:06 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - PSSI bersama I.League dan PSSI Pers menggelar Refereeing Workshop for Media sebagai bagian dari persiapan menyambut BRI Super League 2026/27 dan Championship 2026/27 di Jakarta. Kegiatan ini digelar untuk menyamakan pemahaman media, komentator, dan sportscaster mengenai penerapan Laws of the Game pada musim kompetisi mendatang.
Dikutip dari laman PSSI pada Sabtu, 5 September 2026, Ketua Komite Wasit PSSI Yoshimi Ogawa mengatakan, workshop tersebut menjadi ruang penting untuk memperbarui pemahaman media mengenai Laws of the Game. Kegiatan itu juga diharapkan dapat membangun kesamaan perspektif di antara seluruh pemangku kepentingan sepak bola Indonesia.
Workshop membahas sejumlah pembaruan Laws of the Game yang akan diterapkan pada musim 2026/27. Materi diberikan agar media, komentator, dan sportscaster dapat memahami aspek penting dalam penerapan peraturan pertandingan serta konteks keputusan wasit di lapangan.
“Wasit, pemain, pelatih, ofisial klub, media, dan seluruh stakeholder kompetisi perlu memiliki pemahaman yang selaras mengenai Laws of the Game. Kesamaan pemahaman ini akan membantu kita menjelaskan pertandingan dengan lebih baik, mengurangi kesalahpahaman, serta mendukung terciptanya kompetisi yang profesional dan berkualitas,” ujar Yoshimi Ogawa.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapat informasi mengenai wasit Naufal Adya Fairuski yang pada pertengahan 2026 resmi berstatus sebagai AFC Elite Referee. Naufal meraih predikat tersebut melalui jalur AFC Referee Academy.
Pencapaian Naufal memberikan gambaran mengenai tuntutan, standar, dan kesiapan wasit dalam memimpin pertandingan pada level kompetisi yang semakin kompetitif. Hal ini menjadi bagian penting dalam memahami kualitas perangkat pertandingan yang akan bertugas pada musim baru.
Workshop tidak hanya dihadiri media, tetapi juga sejumlah komentator dan sportscaster yang akan bertugas di Super League dan Championship. Peserta di antaranya coach Supriyono Prima, Edwin Setyadinata, Gita Suwondo, serta peserta lainnya.
Keterlibatan para komentator dan sportscaster diharapkan dapat memperkuat kualitas penyampaian informasi pertandingan kepada publik. Pemahaman yang sama juga diperlukan ketika menjelaskan keputusan wasit dan penerapan peraturan secara objektif.
“Persiapan wasit untuk Super League dan Championship berjalan seiring dengan upaya memberikan pemahaman kepada media dan klub. Kami ingin semua pihak memahami standar yang sama sebelum kompetisi dimulai, sehingga perhatian utama dapat diarahkan pada kualitas pertandingan dan perkembangan sepak bola Indonesia,” kata Ogawa.
Sebelumnya, pada 1 dan 2 September 2026, I.League bersama PSSI juga menggelar Laws of the Game Workshop bagi head coach dan manajer seluruh klub peserta Super League dan Championship. Sesi tersebut membahas pembaruan Laws of the Game serta berbagai aspek match operation yang berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan.
Workshop bagi klub menjadi forum untuk menyamakan pemahaman antara penyelenggara kompetisi, perangkat pertandingan, pelatih, manajer, dan unsur klub lainnya. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung koordinasi yang lebih baik pada hari pertandingan, meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur kompetisi, serta meminimalkan perbedaan interpretasi terhadap Laws of the Game.
Keselarasan pemahaman antarpemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi BRI Super League 2026/27 dan Championship 2026/27. PSSI, I.League, dan PSSI Pers berharap kompetisi musim mendatang dapat berlangsung semakin profesional, kompetitif, dan berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....