UNIB Targetkan Satu Dosen Hasilkan Satu Publikasi
- 06 Okt 2026 15:51 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Universitas Bengkulu (UNIB) menargetkan setiap dosen mampu menghasilkan sedikitnya satu publikasi ilmiah, baik pada jurnal nasional maupun internasional. Target tersebut disiapkan untuk meningkatkan produktivitas riset sekaligus memperkuat posisi UNIB dalam pemeringkatan perguruan tinggi.
Rektor UNIB Bengkulu Prof. Dr. Indra Cahyadinata, S.P., M.Si mengatakan, saat ini UNIB telah menghasilkan 178 publikasi internasional. Jumlah tersebut dinilai cukup besar dari sisi kuantitas, namun belum memenuhi target yang diharapkan karena UNIB memiliki sekitar 900 dosen, termasuk dosen yang sedang menempuh pendidikan.
Selain publikasi internasional, UNIB mencatat 555 publikasi pada jurnal nasional terakreditasi yang masuk dalam kategori Sinta. Jika digabungkan, jumlah publikasi internasional dan nasional tersebut telah mendekati 800 publikasi.
Rektor menilai jumlah publikasi idealnya lebih besar dibandingkan jumlah dosen. Setidaknya, rasio yang ingin dicapai adalah satu dosen menghasilkan satu publikasi dalam satu periode, baik melalui jurnal nasional maupun jurnal internasional.
“Untuk mengejar target tersebut, UNIB mendorong berbagai skema kolaborasi penelitian dan publikasi. Salah satunya melalui kerja sama internasional yang diharapkan dapat menghasilkan publikasi bersama antara dosen UNIB dengan mitra dari luar negeri,” ungkapnya pada Selasa. 6 Oktober 2026.
Di bidang kerja sama kelembagaan, sepanjang 2026 UNIB telah menjalin 26 nota kesepahaman atau MoU dengan berbagai pihak. Sejumlah kerja sama lainnya masih dalam tahap pembahasan, termasuk rencana kolaborasi di bidang sains, teknologi dan pengembangan kawasan.
UNIB juga tengah menjajaki kontribusi dalam pengembangan kawasan biopark di Kabupaten Kepahiang. Salah satu bentuk kontribusi yang disiapkan adalah pemetaan sosial atau social mapping untuk mengetahui kondisi masyarakat di sekitar kawasan serta kebutuhan program tanggung jawab sosial perusahaan yang berada di wilayah tersebut.
Di sisi lain, UNIB mulai mengembangkan sumber pendapatan di luar penerimaan akademik.
“Langkah tersebut dilakukan setelah perguruan tinggi mendapat dorongan pemerintah untuk meningkatkan proporsi pendapatan non-akademik agar tidak terlalu bergantung pada penerimaan uang kuliah mahasiswa’’ katanya.
Sebagai langkah awal, UNIB mendirikan PT Pembangunan Usaha Universitas Bengkulu pada Juni 2026. Badan usaha tersebut disiapkan untuk mengelola aset universitas agar memiliki nilai ekonomi sekaligus mengembangkan berbagai potensi usaha yang dapat mendukung kemandirian keuangan kampus.
Salah satu konsep yang tengah dikembangkan adalah penyediaan social space dan working space bagi mahasiswa.
“Fasilitas tersebut diarahkan menjadi ruang produktif yang dilengkapi kebutuhan mahasiswa, seperti akses internet, tempat bekerja dengan laptop, fasilitas pengisian daya serta area kuliner,” tuturnya.
Sementara itu, Rektor menambahkan, UNIB juga berkomitmen mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan dan terus meningkatkan kualitas tata kelola universitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....