Marsal Abadi Resmi Pimpin PWI Bengkulu 2026-2031

  • 05 Okt 2026 11:23 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Marsal Abadi resmi dilantik sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bengkulu periode 2026–2031. Pelantikan bersama jajaran pengurus PWI Bengkulu tersebut berlangsung di Balai Raya Semarak Bengkulu, Minggu 4 Oktober 2026.

Pelantikan dihadiri Ketua PWI Pusat, Gubernur Bengkulu, Wakil Gubernur Bengkulu, unsur Forkopimda, pimpinan pemerintah kabupaten dan kota, kepala organisasi perangkat daerah, serta sejumlah tamu undangan. Prosesi pelantikan sekaligus menandai dimulainya kepengurusan PWI Provinsi Bengkulu untuk lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Marsal Abadi mengatakan pengurus PWI Bengkulu menghadapi tantangan besar dalam melakukan pembinaan terhadap anggota di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan. Kondisi tersebut menuntut insan pers untuk terus meningkatkan kapasitas agar tetap mampu menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.

Marsal menegaskan PWI Bengkulu akan berupaya menghimpun dan membina para anggota agar tetap menjunjung tinggi martabat pers nasional. Menurutnya, informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus tetap akurat dan berpedoman pada ketentuan Kode Etik Jurnalistik.

Ia juga berharap dukungan dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota, dalam menjalankan program kepengurusan PWI Bengkulu. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pers yang profesional sekaligus mendukung penyampaian informasi yang berkualitas kepada masyarakat.

Selain pelantikan pengurus PWI Bengkulu, dalam kesempatan yang sama turut dilantik jajaran pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI). Kepengurusan IKWI tersebut juga diberikan amanah untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab hingga 2031.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru, PWI Provinsi Bengkulu diharapkan dapat memperkuat pembinaan dan profesionalisme wartawan di tengah perubahan lanskap media. Pengurus juga diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan tanpa mengesampingkan prinsip jurnalistik, akurasi, serta kode etik pers.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....