Balai Karantina Hewan,Ikan dan Tumbuhan Bengkulu memberikan 300 Dosis Rabies

  • 05 Okt 2026 10:49 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Bengkulu menyiapkan sebanyak 300 dosis vaksin rabies gratis bagi masyarakat dalam rangka memperkuat pencegahan dan pengendalian penyakit rabies. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian peringatan Hari Rabies Sedunia dan Hari Karantina Tahun 2026 di Halaman Kantor ASDP Bengkulu, Pelabuhan Pulau Baai.

Ketua Panitia Vaksinasi Rabies BKHIT Bengkulu, Hafli Hasibuan, mengatakan vaksinasi menjadi bagian dari upaya pencegahan penyakit hewan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan dari rabies. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasional bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Hafli menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi dipusatkan di kawasan pelabuhan penyeberangan menuju Pulau Enggano karena menjadi salah satu jalur lalu lintas masyarakat dan hewan dari daratan Bengkulu. Menurutnya, kawasan pelabuhan perlu mendapat perhatian khusus karena lalu lintas hewan harus diawasi untuk mencegah penyebaran penyakit ke wilayah tujuan.

Ia mengatakan hewan yang dibawa melalui jalur penyeberangan berpotensi membawa penyakit yang dapat mengancam populasi hewan maupun kesehatan masyarakat. Karena itu, BKHIT Bengkulu menyediakan 300 dosis vaksin rabies untuk anjing, kucing, serta hewan lain yang termasuk dalam kategori Hewan Penular Rabies (HPR).

Menurut Hafli, vaksinasi merupakan salah satu langkah penting untuk memberikan perlindungan kepada hewan sekaligus mengurangi risiko penularan rabies kepada manusia. Masyarakat yang memiliki hewan peliharaan maupun HPR diharapkan memanfaatkan layanan vaksinasi gratis tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan hewan dan lingkungan.

Hafli berharap seluruh dosis vaksin yang telah disiapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara maksimal. Ia juga mengatakan pihaknya telah menyebarkan informasi mengenai kegiatan tersebut melalui berbagai saluran, termasuk kepada pihak pelayaran dan masyarakat yang akan melakukan perjalanan menuju Pulau Enggano.

Ia menegaskan status bebas rabies di Pulau Enggano yang telah berlangsung secara historis harus dijaga secara bersama-sama melalui langkah pencegahan sejak dari titik keberangkatan. Menurutnya, pengawasan dan vaksinasi menjadi bagian penting untuk memastikan hewan yang masuk ke Pulau Enggano tidak membawa risiko penyakit rabies, sehingga upaya mewujudkan Bengkulu bebas rabies dapat terus dipertahankan.

Ringkas pengulangan informasi vaksinasiPerkuat penutup dengan ajakan masyarakat
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....