Belungguk Point Jadi Favorit, Pengunjung Sesalkan Dominasi Pedagang Kuasai Lahan

  • 05 Okt 2026 07:24 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu — Suasana malam di Belungguk Point Bengkulu pada, Minggu 4 Oktober 2026 tetap diwarnai aktivitas masyarakat. Warga datang untuk menikmati jajanan, berbelanja, serta bersantai di ruang publik tersebut.

Menjelang sore hingga malam hari, Belungguk Point mulai didatangi masyarakat. Keindahan panorama lampu yang menghiasi kawasan tersebut menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung untuk menghabiskan waktu bersama keluarga, teman, maupun rekan kerja.

Selain menikmati suasana malam, pengunjung juga dapat menemukan berbagai pilihan jajanan yang dijajakan oleh pedagang di sekitar Belungguk Point. Sejumlah warga memilih duduk santai sembari berbincang dan menikmati kuliner yang tersedia.

Salah satu pedagang, Diki, mengatakan jumlah pengunjung pada malam selain akhir pekan cenderung lebih sedikit. Belungguk Point biasanya sangat ramai jika ada aktivitas car free night atau pertunjukan seni.

“Sepi, kalau pengunjung cak inilah, Kalau idak malam minggu atau ada acara, baru ramai,” ujar Diki. Diki berharap berbagai kegiatan dapat lebih sering digelar agar dapat menjadi daya tarik tambahan sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan masyarakat, terutama pada malam hari di luar akhir pekan.

Sementara itu, salah seorang pengunjung, Safira, mengaku cukup sering mengunjungi Belungguk Point untuk bersantai dan berbincang bersama teman. Ia juga menikmati berbagai jajanan yang tersedia di kawasan tersebut.

“Enaklah buat nyantai, wisata murah meriah. Tapi memang tetap perlu terus pembenahan," ujar Safira.

Salah satu hal yang menjadi perhatiannya adalah dominasi sejumlah pedagang atas kawasan jualan yang perlu ditata. Sejumlah pedagang menempatkan kursi dan meja terlalu luas, sehingga pengunjung yang ingin duduk di bangku-bangku yang disediakan secara gratis merasa terganggu.

"Ada lapak-lapak jus itu dia jadikan meja kursi yang sudah ada untuk mereka jualan, jadi kalau kita nggak beli kan nggak enak,kadang dipelototin juga. Harusnya kalau kursi bawaan bangunan belungguk point ya bebas-bebas aja dipakai, tapi bukan berarti milik pedagang" katanya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....