BI: Rp6 Miliar Gebyar Semarak Merah Putih Harus Beri Efek ke Ekonomi Daerah
- 04 Okt 2026 15:41 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu menilai pemanfaatan dana penghargaan sebesar Rp6 miliar melalui 12 rangkaian kegiatan di 10 kabupaten/kota dalam program Gebyar Semarak Merah Putih berpotensi mendorong aktivitas ekonomi daerah. Dampak ekonomi program tersebut dinilai tidak hanya dari besarnya anggaran yang digunakan, tetapi dari aktivitas ekonomi baru yang tercipta di tengah masyarakat.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat mengatakan, dari sisi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berdasarkan pengeluaran, dampak awal program dapat tercermin melalui konsumsi pemerintah. Hal ini terutama berasal dari belanja barang dan jasa yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan.
Menurut Wahyu, peningkatan kunjungan dan mobilitas masyarakat selama kegiatan juga berpotensi meningkatkan transaksi dan pendapatan pelaku usaha. Kondisi tersebut kemudian dapat memberikan efek lanjutan terhadap konsumsi rumah tangga.
"Dari sisi lapangan usaha, dampaknya terutama berpotensi terlihat pada sektor perdagangan serta penyediaan akomodasi dan makan minum," kata Wahyu. Karena itu, keberhasilan Gebyar Semarak Merah Putih dapat dilihat dari tambahan aktivitas ekonomi yang tercipta dibandingkan kondisi normal.
Indikatornya antara lain peningkatan transaksi tunai maupun non-tunai melalui QRIS, pertumbuhan omzet pelaku usaha, jumlah pengunjung, serta aktivitas akomodasi dan konsumsi masyarakat. "Keberhasilan program tidak hanya diukur dari terserapnya anggaran, tetapi dari sejauh mana kegiatan mampu menciptakan tambahan transaksi, meningkatkan pendapatan pelaku usaha, dan memperluas perputaran ekonomi di daerah," tuturnya.
Pelaksanaan kegiatan yang tersebar di 10 kabupaten/kota juga dinilai dapat membuat perputaran ekonomi tidak hanya terkonsentrasi di satu wilayah. Pelaku UMKM, pedagang, usaha kuliner, akomodasi, transportasi, serta sektor pendukung lainnya berpotensi memperoleh manfaat dari meningkatnya mobilitas masyarakat.
Bagi pemerintah daerah, capaian transaksi dan aktivitas ekonomi dapat menjadi indikator untuk mengevaluasi efektivitas program. Data tersebut juga dapat digunakan untuk melihat sejauh mana kegiatan yang dibiayai dari dana penghargaan memberikan dampak terhadap pelaku usaha dan masyarakat.
Dengan pendekatan tersebut, dana penghargaan Rp6 miliar diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi menghasilkan efek ekonomi yang lebih luas. Peningkatan transaksi, konsumsi masyarakat dan pendapatan pelaku usaha lokal menjadi ukuran penting untuk melihat manfaat program tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....