Bulog Bengkulu Serap 4.600 Ton Gabah hingga September
- 03 Okt 2026 18:30 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Perum Bulog Kantor Wilayah Bengkulu hingga September 2026 telah menyerap gabah petani untuk memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan total mencapai sekitar 4.600 ton. Penyerapan tersebut menjadi bagian dari upaya Bulog menjaga ketersediaan cadangan pangan sekaligus memastikan hasil produksi petani di Bengkulu tetap terserap.
Kepala Perum Bulog Kantor Wilayah Bengkulu, Dody Syahrial, mengatakan serapan gabah pada September 2026 cenderung menurun dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Penurunan tersebut dipengaruhi berkurangnya produksi padi petani, salah satunya akibat faktor cuaca yang berdampak terhadap hasil panen di sejumlah wilayah.
Meski terjadi penurunan produksi, Bulog Bengkulu tetap mengoptimalkan penyerapan gabah petani di daerah yang masih memiliki potensi produksi. Langkah tersebut dilakukan agar hasil panen petani tetap memiliki pasar sekaligus dapat menambah stok Cadangan Beras Pemerintah di Provinsi Bengkulu.
Saat ini, penyerapan gabah difokuskan di sejumlah wilayah yang masih memiliki potensi produksi, yakni Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Selatan, dan Lebong. Ketiga wilayah tersebut menjadi perhatian Bulog karena produksi gabah di wilayah tersebut masih dapat mendukung upaya pengadaan beras untuk cadangan pemerintah.
Kondisi penurunan produksi juga sebelumnya dilaporkan terjadi di sejumlah sentra pertanian Bengkulu akibat kemarau dan rendahnya curah hujan. Bulog tetap membuka penyerapan gabah petani di tengah kondisi tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga kepastian pasar bagi hasil panen petani.
Bulog Bengkulu menargetkan serapan gabah hingga akhir 2026 dapat kembali meningkat setelah kondisi produksi di sejumlah wilayah membaik. Total serapan ditargetkan berada di kisaran 4.700 hingga 4.800 ton hingga penghujung tahun.
Dody Syahrial mengatakan Bulog akan terus memantau potensi panen dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengoptimalkan penyerapan gabah petani. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara penyerapan hasil produksi petani dan penguatan Cadangan Beras Pemerintah di Provinsi Bengkulu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....