Unib Kini Miliki Divisi Pembangunan Rendah Karbon Berketahanan Iklim LPPM
- 01 Okt 2026 03:53 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Universitas Bengkulu melalui LPPM resmi meluncurkan Divisi Pembangunan Rendah Karbon dan Berketahanan Iklim (PRKBI) pada 30 September 2026. Divisi baru ini ditempatkan secara langsung di bawah naungan Pusat Studi Lingkungan (PSL) Unib agar mampu menjadi pendorong integrasi riset.
Akselerasi Divisi PRKBI ini kian mantap berkat dukungan riset penuh dari Pemerintah Inggris melalui Oxford Policy Management. Kemitraan internasional tersebut memberikan injeksi kapasitas metodologi riset berstandar global serta pengelolaan data emisi secara akurat.
| Baca juga: Wisuda ke-115, Unib Kukuhkan 1.646 Lulusan |
Prof. Yansen memaparkan bahwa pembangunan rendah karbon merupakan jembatan krusial untuk menggapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan inklusif. Konsep ini menyeimbangkan kebutuhan pembangunan masa kini dengan perlindungan daya dukung lingkungan jangka panjang.
Prinsip-prinsip ekonomi hijau tersebut telah dipetakan ke dalam dokumen Rencana PRKBI Provinsi Bengkulu 2025–2045. Kerangka kerja jangka panjang ini dirancang selaras dengan RPJMN serta RPJMD guna memberikan arah yang jelas bagi pemangku kepentingan.
Wakil Rektor Unib, Prof. Azhar Muda Lubis, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas terbentuknya Divisi PRKBI LPPM Unib. Ia menegaskan bahwa hasil riset komprehensif dari divisi ini sangat dibutuhkan untuk mengawal pembangunan berkelanjutan.
Prof. Azhar meminta agar divisi ini mampu memberikan kontribusi secara optimal dan berdampak langsung bagi pengembangan kampus serta daerah. Ia menggarisbawahi bahwa setiap program harus memberikan efek positif secara holistik bagi masyarakat Bengkulu.
Efek positif holistik tersebut mencakup peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat, penguatan struktur sosial, hingga perlindungan kearifan budaya lokal. Upaya ini juga ditujukan untuk memastikan pelestarian fungsi lingkungan hidup berjalan seiring dengan kemajuan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....