Perkuat Ketahanan Bencana ASEAN, UNIB dan KMITL Thailand Sepakat Kolaborasi Riset
- 19 Agt 2026 13:09 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bangkok - Upaya memperkuat ketahanan bencana di kawasan Asia Tenggara kembali mendapat dorongan positif melalui kemitraan akademis lintas negara. Geotechnical Hazard Research Unit (GHRU) Universitas Bengkulu (UNIB) resmi menggandeng Divisi Geoteknik King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) Thailand.
Melalui program bertajuk Geotechnical Hazard Knowledge Sharing, kedua pihak memadukan data investigasi lapangan daerah rawan gempa dengan pemodelan komputasi modern. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) skema Kerjasama Luar Negeri ini didanai penuh oleh LPPM Universitas Bengkulu, yang dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2026.
Kolaborasi ini mempertemukan para peneliti muda handal, yakni Prof. Ir. Lindung Zalbuin Mase, Ph.D dan Muharram Nur Fikri, S.T., M.Eng dari UNIB bersama Assoc. Prof. Salisa Chaiyaput, D.Eng dari KMITL. Fokus utamanya adalah merancang solusi teknis yang aplikatif untuk memperkuat pemantauan kebencanaan di wilayah bertipologi rawan gempa.
Dalam sesi ilmiah, Prof. Lindung Zalbuin Mase dari UNIB memaparkan analisis forensik geoteknik beserta data kondisi tanah Sumatra saat menerima guncangan gempa. Paparan empiris tersebut berhasil mendorong pergeseran fokus riset di KMITL menuju konsep rekayasa ketahanan infrastruktur (Resilience Engineering) secara menyeluruh.
Selain meninjau laboratorium canggih KMITL, rangkaian agenda juga mencakup penyusunan peta jalan penelitian kawasan ASEAN dan perancangan alat pemantau bahaya geologi yang efisien. Kerja sama strategis ini turut ditandai dengan pembentukan Joint Research Working Group serta penandatanganan Implementation Agreement (IA).
Target utama dari kolaborasi ini mencakup penerbitan karya ilmiah di jurnal bereputasi global hingga pengajuan paten Early Warning System untuk likuifaksi dan tanah longsor. Pakar dari UNIB juga dipercaya untuk memperkaya kurikulum Teknik Sipil KMITL melalui penyusunan modul mitigasi kebencanaan.
Selama di Thailand, tim GHRU UNIB juga memperluas jejaring dengan mengunjungi Suranaree University of Technology (SUT) dan Chulalongkorn University (CU). Penerapan repositori digital bersama yang digagas dalam rangkaian kunjungan ini terbukti efektif memangkas hambatan akses data antar-perguruan tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....