Harga Cabai Rawit Merah Meroket Tertinggi Capai Rp95.000/Kg

  • 30 Sep 2026 18:58 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bintuhan - Harga cabai rawit merah di pasaran saat ini masih terbilang tinggi. Seperti di Pasar Inpres Bintuhan ini misanya, harga cabai rawit merah naik hingga 80%.

Salah seorang pedagang cabai Nipirisda mengatakan untuk saat ini harga cabai rawit merah berkisar diharga 80 ribu rupiah untuk yang paling murah. Sedangkan harga tertinggi mencapai 95 ribu rupiah per kilogram.

Sebelumnya harga cabai rawit merah ini diabndrol 40 ribu ruiah hingga 50 ribu rupiah per kilogram. Kenaikan harga tersebut dirasakan oleh masyarakat dan pelaku usaha kuliner yang menggunakan cabai rawit merah sebagai salah satu bahan utama dalam masakan.

“Nah cabai rawit merah yang sekarang hargaya snagat luar biasa. Kalau per ons saya jual 10 ribu rupiah, tapi kalau satu kilogram saya jual 95 ribu rupiah,” ujar Nipirisda kepada RRI Rabu 30 September 2026.

Selain harganya yang tinggi, pasokan cabai rawit merah diakui oleh pedagang cukup sulit didapat. Kondisi tersebut membuat tidak banyak pedagang di Pasar Inpres yang menyediakan cabai rawit merah untuk dijual kepada konsumen.

Terbatasnya pasokan membuat harga cabai rawit merah semakin sulit ditekan. Pedagang yang masih memiliki stok harus menjual dengan harga lebih tinggi karena mendapatkan cabai dari distributor dengan harga yang juga sudah meningkat.

“Ya cabe rawit merah ini susah dapatnya sekarang kemaren saja 2 hari saja tidak jualan cabai rawit merah karena tidak ada stoknya. Hari ini saya jualan cabai rawit merah tapi lihatlah cuma seidkit yang saya dapat, pedagang di pasar ini juga tidak banyak yang jual rawit merah,” kataya.

Kondisi tersebut turut dirasakan oleh para pedagang makanan. Mereka mengaku kewalahan menghadapi tingginya harga bahan baku, terutama karena cabai rawit merah menjadi salah satu bahan yang cukup banyak digunakan dalam berbagai menu makanan.

Kenaikan harga cabai rawit merah membuat pedagang makanan harus mengatur kembali pengeluaran untuk kebutuhan bahan baku. Sebagian pedagang memilih mengurangi penggunaan cabai, sementara lainnya tetap mempertahankan takaran agar cita rasa makanan yang dijual tidak berubah.

Pedagang berharap pasokan cabai rawit merah kembali normal sehingga harga dapat berangsur turun. Ketersediaan stok yang cukup di pasar dinilai penting untuk menjaga harga tetap terjangkau, baik bagi pedagang maupun konsumen.

“Iya betul sekali sekarang cabai rawit merah susah sekali didapat harganya juga mahal. Tapi meski harga cabai rawit merah ini lagi mahal saya tidak mengurangi posrsinya dan juga tidak menaikan harga jual dagangan saya, ya itung-itung masih ketutup dengan bahan baku lainnya,” ujar Lorna salah seorang pedagang mie jebew

Sementara itu, kondisi harga cabai rawit merah yang mencapai Rp95 ribu per kilogram masih menjadi perhatian di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berjalan. Pedagang makanan berharap pasokan segera kembali lancar agar mereka tidak terus terbebani oleh tingginya biaya bahan baku dan dapat tetap berjualan dengan harga yang terjangkau bagi konsumen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....