Harga Cabai Merah di Kaur Mulai Turun

  • 30 Sep 2026 19:03 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID.Bintuhan - Harga cabai merah di pasar Inpres Bintuhan pada hari ini Rabu 30 September 2026 terpantau mengalami sedikit penurunan. Komoditas yang sebelumnya dijual sekitar 70 ribu per kilogram kini turun menjadi 60 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang cabai Nipirisda mengatakan perubahan harga cabai merah ini memang terjadi di tingkat distributor. Ia sebagai pengecer hanya menyesuaikan harga penjualannya dengan modal yang dikeluarkannya.

Sementara menuruan harga dinilai Nipirisda tidak dipenagrui oleh pasokan. Karena saat ini pasokan cabai merah masih belum normal.

Pedagang memperkirakan harga cabai merah masih dapat mengalami perubahan tergantung pada ketersediaan pasokan dan kondisi permintaan di pasar. Faktor cuaca, hasil panen, serta kelancaran distribusi dari daerah penghasil cabai juga dapat memengaruhi harga cabai yang diterima konsumen.

“Cabai merah sekarang turun sedikit, kemarin satu kiogramnya 70 ribu rupiah, nah sekarang 60 ribu rupiah. Tapi kami tidak tau apakan nanti akan turun lagi atau justru kembali naik,” ujar Pedagang

Meski mengalami penurunan sebesar10 ribu per kilogram, sebagian konsumen menilai harga tersebut masih cukup mahal. Cabai merah merupakan salah satu bahan pangan yang banyak digunakan masyarakat dalam kebutuhan sehari-hari, sehingga perubahan harganya turut dirasakan dalam pengeluaran rumah tangga.

Salah seorang konsumen Siti mengatakan, harga 60 ribu per kilogram memang sudah lebih rendah dibandingkan sebelumnya. Namun, harga tersebut masih dianggap tinggi, terutama bagi masyarakat yang memiliki kebutuhan cabai cukup banyak untuk memasak setiap hari.

Konsumen berharap harga cabai merah dapat kembali turun ke tingkat yang lebih terjangkau. Selain meringankan pengeluaran rumah tangga, harga yang stabil juga dinilai penting agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan tanpa harus mengurangi pembelian.

“Ya tadi belanja di pasar harga cabai merah sudah turun sedikit 60 ribu rupiah satu kilogramnya. Harga ini masih tinggi, saya berharap harganya bisa kembali turun menjadi 25 ribu rupiah per kilogram seperti harga normalnya,” ujar Siti salah seorang konsumen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....