Pemberantasan Sarang Nyamuk Jadi Langkah Utama dalam Mencegah DBD
- 30 Sep 2026 07:49 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bintuhan - Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) menjadi salah satu langkah utama dalam mencegah penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD). Upaya ini dinilai penting karena nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab penularan DBD berkembang biak di tempat-tempat yang memiliki genangan air khusnya air jenih.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur Sipta Miarip mengatakan masyarakat diimbau untuk rutin melakukan kegiatan 3M Plus sebagai bagian dari PSN. Kegiatan tersebut meliputi menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah yang dapat menampung air, serta mendaur ulang atau mengubur barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Plusnya masyarakat juga perlu memperhatikan lingkungan sekitar rumah. Tempat seperti pot bunga, talang air, ember, ban bekas, dan wadah lainnya dapat menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk apabila dibiarkan menampung air.
"Ya kalau kita liat data kasus DBD di Kaur tergolong landai ya karena baru ada 31 kasus saja sampai bulan September ini. Tapi kit tetap barus selalu waspada dengan melakukan PSN," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kaur Sipta Miarip kepada RRI Selasa 29 September 2026.
Tidak hanya itu saja pemeriksaan secara berkala diperlukan untuk memastikan tidak ada jentik nyamuk. Upaya pencegahan DBD juga membutuhkan peran aktif masyarakat secara bersama-sama.
Kegiatan kerja bakti untuk membersihkan lingkungan dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Lingkungan yang bersih diharapkan dapat menekan risiko penyebaran penyakit.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, masyarakat perlu mengenali gejala DBD, seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, mual, serta munculnya bintik kemerahan pada kulit. Apabila mengalami gejala yang mengarah pada DBD, masyarakat dianjurkan segera mendapatkan pemeriksaan dan penanganan dari tenaga kesehatan.
"Melawan DBD ini butuh kerja sama ya, baik itu dari tenaga kesehatan dan juga masyarakat melalui kegiatan bersih-bersih lingkungan. Dengan kesadaran bersama maka penyebaran kasus DBD dapat ditekan," ucapnya.
Pencegahan melalui PSN perlu dilakukan secara rutin dan tidak hanya ketika kasus DBD meningkat. Kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan tempat perkembangbiakan nyamuk harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari agar risiko penularan dapat ditekan.
Dengan keterlibatan masyarakat, keluarga, dan berbagai pihak terkait, pemberantasan sarang nyamuk dapat menjadi langkah penting dalam mencegah DBD. Kesadaran untuk menjaga lingkungan secara konsisten diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mengurangi risiko munculnya kasus demam berdarah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....