Disperindag Bengkulu Pastikan Stok Beras Aman hingga Akhir Tahun
- 29 Sep 2026 22:53 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu memastikan ketersediaan stok beras hingga akhir tahun 2026 tetap aman. Kondisi tersebut menjadi perhatian mengingat sejumlah hari besar yang diperingati masyarakat berpotensi meningkatkan kebutuhan dan konsumsi pangan.
Kepala Disperindag Provinsi Bengkulu, Desman Siboro, mengatakan pihaknya akan melakukan pemantauan stok pangan secara berkala hingga akhir tahun. Pengawasan tersebut dijadwalkan dilakukan setiap dua minggu untuk memastikan ketersediaan bahan pangan tetap mencukupi kebutuhan masyarakat.
Menurut Desman, peningkatan kebutuhan pangan biasanya terjadi menjelang dan selama periode peringatan hari besar. Karena itu, pemantauan stok dilakukan secara rutin untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan ketersediaan di tingkat distributor maupun pasar.
Desman memastikan stok bahan pangan, khususnya beras, dalam kondisi aman hingga akhir 2026 dan memasuki awal 2027. Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan pasokan agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi selama periode tersebut.
Selain ketersediaan stok, Disperindag juga akan memperhatikan kondisi distribusi pangan di sejumlah wilayah di Provinsi Bengkulu. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan dapat tersalurkan secara merata dan tidak terjadi gangguan distribusi yang berpotensi memengaruhi ketersediaan di pasar.
Desman mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian pangan secara berlebihan atau panic buying. Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah terus melakukan pemantauan dan memastikan stok pangan tetap tersedia hingga akhir tahun.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara berkala, Disperindag Provinsi Bengkulu berharap ketersediaan pangan dapat tetap terjaga selama periode akhir tahun hingga awal 2027. Masyarakat juga diharapkan membeli kebutuhan pangan secara wajar sesuai kebutuhan agar distribusi dan ketersediaan bahan pangan tetap berjalan dengan baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....