Pemprov Bengkulu Dapat Tambahan 6.842 Ton Pupuk Subsidi

  • 22 Sep 2026 07:25 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Provinsi Bengkulu mendapatkan tambahan alokasi pupuk subsidi sebanyak 6.842 ton melalui program Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) dari Kementerian Pertanian. Tambahan tersebut terdiri atas 1.851 ton pupuk urea dan 4.991 ton pupuk NPK.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu Sri Herlin Despita mengatakan, tambahan alokasi pupuk subsidi diharapkan dapat mendukung program pemerintah. Ketersediaan pupuk tersebut juga diharapkan membantu meningkatkan produksi pangan di Provinsi Bengkulu.

Saat ini, program PM-AAS masih dalam tahap persiapan, termasuk menentukan petani atau penerima yang akan mendapatkan program tersebut. Penetapan penerima akan dilakukan berdasarkan data dan luas lahan yang telah ditetapkan pemerintah.

Pemerintah pusat menetapkan luas lahan sasaran program PM-AAS di Provinsi Bengkulu mencapai 8.214 hektare. Penentuan penerima pupuk subsidi akan disesuaikan dengan data tersebut agar penyalurannya tepat sasaran.

Sri Herlin Despita menjelaskan, program PM-AAS merupakan bagian dari upaya modernisasi pertanian yang mendorong peningkatan produktivitas melalui penerapan teknologi dan sistem budidaya yang lebih efisien. Program ini juga tengah diterapkan di sejumlah wilayah Bengkulu untuk mendukung peningkatan produksi padi.

Dengan adanya tambahan alokasi pupuk subsidi tersebut, Pemprov Bengkulu berharap pelaksanaan program peningkatan produksi padi dapat berjalan lebih optimal. Dukungan pupuk diharapkan dapat membantu petani memenuhi kebutuhan pemupukan sesuai dengan pola budidaya PM-AAS.

Pemprov Bengkulu akan terus melakukan koordinasi dalam proses penetapan penerima dan penyaluran pupuk subsidi untuk program PM-AAS. Langkah tersebut dilakukan agar dukungan pemerintah dapat diterima petani sesuai sasaran dan turut memperkuat upaya peningkatan produksi pangan di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....