Pemerintah Bengkulu Utara, Gencarkan Gerakan Nasional Peduli Tetangga

  • 21 Sep 2026 15:52 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Bengkulu Utara - Program perlindungan sosial kini tidak hanya bertumpu pada data penerima bantuan yang sudah tercatat. Melalui gerakan nasional peduli tetangga, masyarakat didorong untuk turut menemukan dan melaporkan warga di lingkungannya yang membutuhkan bantuan, namun belum terjangkau oleh program bantuan sosial (Bansos).

Kepala Dinas Sosial Bengkulu Utara Agus Sudrajat mengatakan di Bengkulu Utara, program ini diimplementasikan Dinas Sosial dengan membentuk Agen Perlindungan Sosial. Sebanyak 131 orang disiapkan sebagai Agen Perlindungan Sosial Bengkulu Utara.

Agen Perlindungan Sosial ini terdiri dari Aparatur Sipil Negara, baik PNS maupun PPPK. Serta pendamping program keluarga harapan atau PKH dan tenaga kesejahteraan sosial kecamatan.

Para agen ini akan menjadi bagian dari upaya pemerintah menjangkau warga yang memerlukan perlindungan sosial. Terutama mereka yang belum masuk dalam data penerima bantuan.

" Kita ada yang namanya gerakan nasional peduli tetangga. Program inu untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan terdaftar dalam data penerima," ujar Kepala Dinas Sosial Bengkulu Utara kepada RRI minggu 20 September 2026.

Implementasi program diawali dengan aktivasi identitas kependudukan digital. Dinas Sosial akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Koordinasi ini sebagai bagian dari penguatan data masyarakat yang akan menjadi sasaran perlindungan sosial. Langkah ini menjadi penting, karena penyaluran bantuan sosial sangat berkaitan dengan validitas data kependudukan.

Program Perlindungan Sosial ini tidak disertai pembiayaan khusus. Sehingga pelaksanaannya mengandalkan partisipasi dan kepedulian para agen untuk membantu masyarakat di lingkungannya.

Pendaftaran Agen Perlindungan Sosial ini sendiri dapat dilakukan secara digital melalui portal resmi Kementerian Sosial. Atau bisa dengan datang langsung ke kantor Dinas Sosial.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....