Dirlantas Polda Bengkulu Soroti Rendahnya Kesadaran Lalu Lintas Anak Muda

  • 18 Sep 2026 19:04 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas di Provinsi Bengkulu masih menjadi perhatian Kepolisian Daerah Bengkulu. Tingginya angka kecelakaan, termasuk kecelakaan yang melibatkan pengendara usia pelajar, dinilai perlu diantisipasi melalui edukasi sejak dini.

Direktur Lalu Lintas Polda Bengkulu, Kombes Pol Mochammad Hasan, S.I.K., M.H., mengatakan masih ditemukan masyarakat, khususnya anak muda, yang belum disiplin dalam berlalu lintas. Menurutnya, pelanggaran seperti tidak menggunakan helm dan mengabaikan rambu-rambu lalu lintas masih sering ditemukan, kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.

“Kesadaran lalu lintas di Provinsi Bengkulu ini masih kurang. Banyak kecelakaan terjadi, bahkan hampir setiap hari ada yang meninggal dunia, ini menjadi perhatian kita,” ujar Hasan, Jumat 18 September 2026.

Ia menyebut, berdasarkan hasil pemantauan dan penindakan di lapangan, pelanggaran lalu lintas cukup banyak dilakukan oleh kelompok usia belajar, terutama pelajar SMA kelas 1 hingga kelas 3. Hasan menilai masa remaja merupakan periode ketika anak muda memiliki keinginan menunjukkan jati diri, oleh karena itu, pendekatan terhadap mereka tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga dengan menyediakan ruang bagi kegiatan yang positif.

Salah satunya melalui pengembangan dunia otomotif dan olahraga balap motor yang dilakukan secara terarah dan berada di tempat yang sesuai. “Saya ingin mengaktifkan lagi dunia otomotif, kita akan menggandeng klub-klub motor untuk mengadakan event balap motor,” katanya.

Hasan mengatakan, selama sekitar dua bulan menjabat sebagai Dirlantas Polda Bengkulu, pihaknya mulai memetakan potensi otomotif di sejumlah wilayah di Provinsi Bengkulu. Pemetaan tersebut dilakukan untuk mendorong terselenggaranya kegiatan otomotif di daerah sekaligus menjadi wadah bagi anak muda yang memiliki minat dan bakat di bidang tersebut.

Bakat anak muda yang selama ini menyalurkan minatnya melalui aktivitas balap di jalan umum diharapkan dapat diarahkan ke kegiatan otomotif yang terorganisasi dan berlangsung di lokasi yang memenuhi aspek keselamatan. “Bakat-bakat anak muda yang suka trek-trekan kita tampung dan kita fasilitasi, sehingga nantinya bisa membawa nama Bengkulu,” tuturnya.

Menurut Hasan, penyediaan tempat menjadi salah satu hal penting agar minat otomotif anak muda dapat disalurkan secara positif. Karena itu, pihaknya akan terus membangun komunikasi dengan komunitas dan klub otomotif untuk mencari pola kegiatan yang dapat menjadi wadah bagi generasi muda.

Upaya tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan edukasi keselamatan lalu lintas. Sehingga anak muda tidak hanya memiliki ruang untuk mengembangkan minat dan bakat, tetapi juga semakin memahami pentingnya keselamatan saat berada di jalan raya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....