Pembangunan Sekolah Rakyat Bengkulu Utara Dimulai November 2026
- 15 Sep 2026 07:13 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID,Bengkulu Utara - Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara terus mematangkan rencana pembangunan sekolah rakyat tahap tiga. Program yang berlokasi di Kecamatan Ketahun ini masuk dalam proyek strategis pemerintah pusat, dengan nilai anggaran sekitar 350 miliar rupiah.
Kepala Dinas Sosial Bengkulu Utara, Agus Sudrajat mengatakan Kementerian PUPR menargetkan pekerjaan fisik Sekolah Rakyat akan dimulai pada akhir November 2026. Dengan masa pelaksanaan pembangunan selama 12 bulan.
Pembangunan gedung Sekolah Rakayat ini dilakukan secara bertahap. Jika berjalan sesuai dengan target, infrastruktur Sekolah Rakyat diharapkan sudah dapat dipersiapkan untuk mendukung operasional program pada tahap berikutnya.
“Jadi berdasarkan info yang kamu dapatkan dari pihak satker. Untuk mulai pembangunan fisiknya itu diperkirakan pada akhir tahun ini, yakni akhir bulan November atau awal bulan Desember,” ujar Kepala Dinas Sosial Bengkulu Utara kepada RRI Senin 14 September 2026.
Sementara itu untuk penerimaan siswa baru ditargetkan dibuka pada tahun ajaran 2028 mendatang. Pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Ketahun ini menjadi salah satu proyek pendidikan berskala besar di Kabupaten Bengkulu Utara.
Kepala Dinas Sosial Bengkulu Utara menyebut untuk pembangunan Sekolah Rakyat tahap 3 ini memiliki daya tampung yang lebih banyak. Sekolah Rakyat ini diprediksikan mampu menampung 2.500 siswa.
“Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Utara ini masuk tahap 3 ya. Jadi untuk daya tampunya memang lebih banyak, sekitar 2.500 siswa,” ucapnya.
Program Sekolah Rakyat diprioritaskan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga dalam desil satu hingga desil lima. Dengan 3 jenjang sekolah, yakni Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, hingga Sekolah Menengah Atas.
Sekolah Rakyat ini tidak hanya diperuntukkan bagi siswa asal Bengkulu Utara saja, namun sekolah juga berpeluang bagi siswa dari kabupaten lain. Selain itu konsep Sekolah Rakyat tidak hanya menyiapkan gedung pembelajaran dan ruang kelas saja, fasilitas yang disiapkan juga mencakup asrama siswa, kamar tidur yang disesuaikan dengan kapasitas, hingga fasilitas sanitasi dan sistem drainase serta talang air.
Dengan mengusung konsep pendidikan berbasis asrama, Sekolah Rakyat diharapkan memberikan lingkungan belajar yang lebih terintegrasi, sekaligus mendukung pembentukan karakter dan kemandirian siswa. Dengan begitu Sekolah Rakyat memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi keluarga penerima manfaat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....