BPBD Kota Bengkulu Salurkan Air Bersih ke Tiga Kelurahan

  • 14 Sep 2026 10:05 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu mendistribusikan air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air akibat kondisi kekeringan. Dalam pelaksanaannya, BPBD Kota Bengkulu bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu, I Made Ardana, ST., MT., mengatakan distribusi air bersih merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi. Terutama bagi warga yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

Menurutnya, pemerintah harus hadir ketika masyarakat menghadapi kondisi yang menyebabkan terganggunya pemenuhan kebutuhan dasar. Karena itu, BPBD bersama PDAM melakukan koordinasi untuk menindaklanjuti laporan dan permintaan bantuan air dari masyarakat.

"Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan respons Pemerintah Kota Bengkulu dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berupaya memberikan bantuan agar kebutuhan air bersih warga tetap dapat terpenuhi," ujar Made, Senin 14 Septembeer 2026.

Made menyebut, hingga saat ini distribusi air bersih telah dilakukan di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Sawah Lebar, Kelurahan Tebeng dan Kelurahan Beringin Raya. Distribusi dilakukan dengan mendatangkan mobil tangki berisi air bersih ke lokasi permukiman warga, petugas kemudian menyalurkan air menggunakan selang ke wadah penampungan yang telah disiapkan masyarakat.

Made menjelaskan, penyaluran air bersih tidak hanya dilakukan berdasarkan pemantauan petugas, tetapi juga dapat dilakukan berdasarkan laporan atau permintaan dari masyarakat. Warga yang mengalami kesulitan memperoleh air dapat menyampaikan kebutuhan tersebut kepada PDAM maupun BPBD Kota Bengkulu.

"Nanti kami akan berkoordinasi dengan PDAM untuk melihat kebutuhan dan ketersediaan air di lokasi. Jadi masyarakat yang membutuhkan bisa menyampaikan kepada PDAM secara langsung atau melalui BPBD," katanya.

Ia mengatakan koordinasi antara BPBD dan PDAM penting dilakukan agar distribusi air dapat berjalan sesuai kebutuhan di lapangan. Dengan adanya koordinasi tersebut, bantuan diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar mengalami keterbatasan pasokan air.

Selain melakukan distribusi, BPBD Kota Bengkulu juga mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak. Air yang telah diterima diharapkan diprioritaskan untuk kebutuhan penting seperti minum, memasak, kebersihan dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Masyarakat juga diharapkan dapat menyiapkan tempat penampungan air ketika mendapatkan informasi adanya distribusi. Hal ini dilakukan agar proses penyaluran dapat berlangsung lebih cepat dan air yang dibawa mobil tangki dapat dimanfaatkan secara optimal.

BPBD Kota Bengkulu akan terus memantau kondisi masyarakat di sejumlah wilayah, khususnya kawasan yang mulai mengalami keterbatasan pasokan air bersih. Jika terdapat wilayah lain yang mengalami kondisi serupa, masyarakat dapat menyampaikan laporan kepada pemerintah untuk selanjutnya ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak terkait.

Made menegaskan, pemerintah akan menyesuaikan penanganan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan. Distribusi air bersih menjadi salah satu bentuk pelayanan pemerintah dalam menjaga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi kekeringan.

Upaya tersebut juga diharapkan dapat membantu mengurangi dampak yang dirasakan warga akibat berkurangnya ketersediaan air bersih. Sekaligus memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap air untuk kebutuhan sehari-hari.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....