Pengguna QRIS di Bengkulu Tembus 319 Ribu
- 11 Sep 2026 19:32 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard atau QRIS semakin meluas di Provinsi Bengkulu seiring meningkatnya transaksi pembayaran digital di masyarakat. Berdasarkan data Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, jumlah pengguna QRIS kini telah mencapai 319.580 pengguna.
Selain jumlah pengguna, pertumbuhan juga terlihat dari jumlah pelaku usaha yang menyediakan QRIS sebagai metode pembayaran. Tercatat sebanyak 258.272 merchant telah menggunakan QRIS di Bengkulu, atau meningkat 24 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan penggunaan tersebut turut mendorong aktivitas transaksi melalui QRIS di daerah. Volume transaksi tercatat mencapai 62,5 juta transaksi dengan total nominal transaksi sebesar Rp5,8 triliun.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, mengatakan meningkatnya penggunaan QRIS menjadi sinyal positif bagi perkembangan transaksi digital di daerah. Menurutnya, semakin luasnya penggunaan pembayaran digital menunjukkan penerimaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap sistem pembayaran yang cepat, mudah, dan praktis.
Bank Indonesia terus mendorong perluasan penggunaan QRIS, terutama di kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan transaksi serta perputaran uang di masyarakat sehingga turut mendukung aktivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Wahyu menjelaskan masih terdapat sebagian pelaku UMKM yang enggan menggunakan QRIS karena menganggap adanya biaya dalam setiap transaksi menjadi beban usaha. Biaya tersebut merupakan Merchant Discount Rate atau MDR yang dikenakan kepada merchant dan digunakan untuk mendukung keberlangsungan serta pemeliharaan ekosistem sistem pembayaran QRIS, sementara konsumen tidak dikenakan biaya tambahan saat melakukan pembayaran melalui QRIS.
Dengan semakin luasnya penggunaan QRIS, Bank Indonesia berharap digitalisasi sistem pembayaran tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi. Perluasan tersebut juga diharapkan dapat mendorong aktivitas usaha, memperkuat perputaran uang, dan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....