Pasca Kebakaran, Pemkot Bengkulu Mulai Revitalisasi SMPN 19
- 10 Sep 2026 20:41 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu mulai melakukan revitalisasi SMP Negeri 19 Kota Bengkulu di Kelurahan Padang Serai, setelah sekolah tersebut mengalami kebakaran pada Jumat, 24 Juli 2026. Kebakaran tersebut menghanguskan tujuh ruang kelas dan satu unit gudang.
Kondisi ini berdampak terhadap fasilitas belajar siswa sehingga diperlukan penanganan dan pembangunan kembali agar kegiatan pendidikan di SMPN 19 dapat berjalan dengan lebih baik. Sebagai tindak lanjut, Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama jajaran melakukan koordinasi awal pelaksanaan pekerjaan fisik revitalisasi sekaligus menentukan titik nol pembangunan SMPN 19, Kamis 10 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dimulainya pekerjaan fisik di lokasi sekolah. Pemerintah Kota Bengkulu menargetkan revitalisasi dapat menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak, aman, nyaman dan representatif bagi siswa dan tenaga pendidik.
Dedy Wahyudi mengatakan pembangunan fasilitas pendidikan harus mendapat perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kebutuhan anak-anak dalam mengikuti proses belajar mengajar. Untuk itu, ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pekerjaan revitalisasi menjaga kualitas pembangunan sejak tahap awal hingga pekerjaan selesai.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang, pembangunan gedung dan revitalisasi fasilitas SMPN 19 ini harus dikerjakan dengan standar kualitas terbaik. Tidak boleh ada ruang untuk kelalaian karena bangunan ini akan digunakan oleh anak-anak kita, penerus masa depan Kota Bengkulu,” kata Dedy, Kamis 10 September 2026.
Ia juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kontraktor pelaksana serta pengawas lapangan memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan. Koordinasi antar pihak dinilai penting agar persoalan teknis di lapangan dapat segera diselesaikan dan pembangunan tidak mengalami keterlambatan.
| Baca juga: Pemkot Bengkulu Reaktivasi Akun SP4N-LAPOR |
Menurut Dedy, pembangunan kembali fasilitas sekolah bukan hanya soal mengganti bangunan yang rusak akibat kebakaran, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan. Karena itu, hasil pekerjaan diharapkan mampu memberikan lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa SMPN 19.
Setelah melakukan koordinasi teknis, Dedy bersama jajaran langsung menuju lokasi sekolah untuk melakukan penentuan titik nol pembangunan. Penentuan titik nol menjadi penanda dimulainya pekerjaan konstruksi fisik revitalisasi SMPN 19 di lapangan.
Pemerintah Kota Bengkulu berharap proses revitalisasi dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target. Selama proses pembangunan berlangsung, koordinasi dengan pihak sekolah juga diperlukan agar kegiatan belajar mengajar siswa tetap dapat berjalan.
Revitalisasi SMPN 19 menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bengkulu memastikan siswa tetap mendapatkan hak atas fasilitas pendidikan yang layak. Pascakebakaran, pemerintah berupaya mempercepat penanganan agar kondisi sekolah dapat kembali normal dan aktivitas pendidikan tidak terganggu dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....