Antisipasi Kasus ISPA pada Balita
- 09 Sep 2026 14:13 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Dinas Kesehatan Kota Bengkulu mencatat sebanyak 5.156 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Bengkulu sepanjang tahun 2026. Dari jumlah tersebut, kasus pada kelompok balita menjadi salah satu perhatian karena jumlahnya cukup tinggi.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, tercatat 3.032 kasus ISPA pada balita. Selain itu, terdapat 8 kasus pneumonia, 6 kasus pneumonia pada balita, serta 8 kasus kematian akibat pneumonia.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Nelli Hartati, mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar tidak mengabaikan ketika anak mengalami gangguan kesehatan. Terutama yang berkaitan dengan saluran pernapasan, terlebih melihat kondisi cuaca kering seperti saat ini.
Menurut Nelli, balita menjadi kelompok yang perlu mendapatkan perhatian lebih dari orang tua. Ketika anak mengalami gejala gangguan pernapasan, orang tua diharapkan segera melakukan pemeriksaan dan tidak menunggu kondisi anak semakin memburuk.
“Jangan abai, terutama kalau yang mengalami keluhan adalah balita. Ketika anak mulai menunjukkan gejala atau mengalami gangguan pernapasan, segera dibawa ke fasilitas kesehatan untuk diperiksa,” ujar Nelli, Rabu 9 September 2026.
Ia mengatakan, penanganan sejak dini penting dilakukan agar kondisi kesehatan anak dapat segera diketahui dan mendapatkan penanganan yang sesuai. Orang tua juga diminta lebih memperhatikan kondisi anak sehari-hari, termasuk perubahan kesehatan yang terlihat.
“Orang tua harus lebih peka terhadap kondisi anak. Jangan menganggap remeh ketika anak mengalami keluhan, apalagi kalau ada gangguan pada pernapasan. Lebih baik segera diperiksa daripada terlambat mendapatkan penanganan,” katanya.
Selain pemeriksaan ketika anak sakit, Nelli juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan upaya pencegahan. Salah satunya dengan memastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Khusus untuk pneumonia, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menyediakan vaksinasi sebagai salah satu bentuk perlindungan terhadap penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. Karena itu, Dinas Kesehatan mengimbau para orang tua untuk memastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal, vaksinasi dinilai menjadi bagian penting dari langkah pencegahan, namun tetap perlu didukung dengan perilaku hidup bersih dan sehat.
Nelli menambahkan, pencegahan penyakit pernapasan tidak hanya bergantung pada vaksinasi. Kondisi lingkungan dan kebiasaan sehari-hari juga perlu diperhatikan. Orang tua diminta menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, menghindarkan anak dari paparan asap rokok maupun debu, serta memastikan anak mendapatkan makanan bergizi dan istirahat yang cukup.
Dinas Kesehatan Kota Bengkulu juga mengingatkan masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan mencuci tangan, menjaga kebersihan lingkungan, mengonsumsi makanan bergizi serta menjaga kebugaran menjadi bagian dari upaya pencegahan penyakit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....