Dilepas Wagub Mian, Kafilah Bengkulu Siap Berlaga di MTQN Semarang

  • 08 Sep 2026 15:53 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Wakil Gubernur Bengkulu Ir. H. Mian bersama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Bengkulu Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., melepas kafilah Provinsi Bengkulu yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 8 September 2026. Pelepasan berlangsung di Aula Kantor BPSDM Provinsi Bengkulu dan ditandai dengan penyerahan bendera kafilah dari Wakil Gubernur dan Kakanwil Kemenag Bengkulu kepada Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Bengkulu H. Paimat Solihin.

Prosesi tersebut turut disaksikan Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu Dr. H. Intihan, perwakilan BAZNAS Provinsi Bengkulu, Asisten I Pemerintah Provinsi Bengkulu, para official, pembimbing, pelatih, pendamping, serta seluruh kafilah. Kontingen Provinsi Bengkulu yang diberangkatkan terdiri dari 49 peserta, 9 pelatih, dan 3 pendamping dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu.

Dalam laporannya, Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., didampingi Kabid Penais Zawa Dr. H. Khoiruman, M.Pd., menyampaikan bahwa para peserta akan mengikuti berbagai cabang yang diperlombakan dalam MTQN XXXI Tahun 2026. Cabang yang akan diikuti antara lain Tilawah Al-Qur’an, Hifzh Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Hafalan Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.

“Jumlah yang diberangkatkan pada ajang ini mengalami peningkatan. Pada MTQN sebelumnya kita hanya mengirimkan sekitar 20-an peserta, kali ini ada 49 peserta yang merupakan putra-putri terbaik Provinsi Bengkulu yang telah melalui proses seleksi dan pembinaan,” ujar Kakanwil.

Menurut Saefudin, keikutsertaan dalam MTQN tidak semata-mata bertujuan untuk meraih juara dan medali. Lebih dari itu, MTQN menjadi momentum untuk menguatkan dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

“MTQN bukan sekadar arena perlombaan untuk mencari siapa yang terbaik dalam membaca, menghafal, memahami, atau menyampaikan kandungan Al-Qur’an. Lebih dari itu, MTQN merupakan bagian dari ikhtiar kita untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat,” katanya.

Karena itu, Kakanwil berpesan kepada seluruh kafilah agar menjadikan keberangkatan menuju Semarang sebagai bagian dari ibadah sekaligus momentum untuk menunjukkan kemampuan terbaik. “Karenanya kepada seluruh kafilah yang akan membawa nama Provinsi Bengkulu, saya berpesan: berangkatlah dengan niat ibadah, tampilkan kemampuan terbaik, dan jagalah akhlak,” ujarnya berpesan.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Bengkulu Ir. H. Mian menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah, pelatih, pembimbing, official, dan pendamping yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti MTQN XXXI Tahun 2026. Wagub dan Kakanwil Kemenag juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan dan stamina selama mengikuti rangkaian kegiatan.

Hal tersebut dinilai penting mengingat kondisi cuaca yang masih dilanda kemarau serta adanya dampak dari erupsi Anak Gunung Krakatau. “Dengan stamina yang prima, kalian akan mampu memberikan kemampuan yang terbaik dan meraih prestasi sesuai dengan apa yang diharapkan,” tutur Mian.

Mian menegaskan bahwa prestasi dan perolehan medali tentu menjadi harapan serta kebanggaan bagi Provinsi Bengkulu. Namun, ada hal yang jauh lebih penting, yakni bagaimana seluruh peserta mampu menjadi duta Al-Qur’an yang membawa nama baik daerah.

“Prestasi tentu diharapkan. Medali dan juara tentu menjadi kebanggaan. Tetapi ada sesuatu yang jauh lebih penting, yaitu bagaimana saudara-saudara sekalian dapat menjadi duta Al-Qur’an dari Provinsi Bengkulu,” katanya.

Ia juga meminta para peserta untuk menunjukkan karakter insan Qur’ani dalam setiap kesempatan, bukan hanya melalui kemampuan dalam perlombaan. Tetapi juga melalui sikap dan perilaku sehari-hari.

“Tunjukkan bahwa insan Qur’ani bukan hanya indah bacaannya, kuat hafalannya, atau baik penampilannya. Tetapi juga santun perilakunya, disiplin, rendah hati, menghargai orang lain, dan mampu membangun persaudaraan antar peserta,” ucap Wagub.

  • Sumber: Laman Kanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....