Wakil Walikota Bengkulu Tegaskan Komitmen Pemkot Cegah Karhutla

  • 02 Sep 2026 07:43 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Wakil Wali Kota Bengkulu Ronny PL Tobing menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan, Mitigasi dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Wilayah Provinsi Bengkulu di Gedung Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Senin 1 September 2026. Rakor tersebut menjadi forum bersama untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan dan instansi terkait dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Bengkulu.

Dalam kesempatan itu, Ronny PL Tobing menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bengkulu untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan mendukung berbagai langkah pencegahan yang telah dirumuskan bersama. Menurut Ronny, pencegahan Karhutla membutuhkan kesiapsiagaan seluruh pihak, tidak hanya pemerintah dan aparat, tetapi juga keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mencegah munculnya titik api.

Instansi teknis seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga diharapkan terus meningkatkan kesiapan dalam melakukan pemantauan dan penanganan dini terhadap potensi kebakaran.

Langkah deteksi dini dinilai penting untuk meminimalkan risiko meluasnya kebakaran, khususnya di wilayah perkotaan maupun kawasan yang berbatasan dengan area hutan dan lahan. Dalam Rakor tersebut, sejumlah langkah strategis turut dibahas, mulai dari pemetaan wilayah rawan Karhutla, optimalisasi posko pemantauan hingga penguatan edukasi kepada masyarakat.

Masyarakat juga kembali diingatkan untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Selain berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas, tindakan tersebut dapat menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat akibat kabut asap.

Melalui kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kota Bengkulu berharap upaya pencegahan dan pengendalian Karhutla dapat dilakukan secara lebih cepat dan terkoordinasi. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi teknis dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan serta meningkatkan kemampuan deteksi dini terhadap potensi kebakaran.

Dengan langkah bersama tersebut, dampak buruk Karhutla terhadap lingkungan, aktivitas masyarakat dan kesehatan dapat diminimalkan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Provinsi Bengkulu, kepala daerah kabupaten dan kota se-Provinsi Bengkulu, serta kepala instansi vertikal terkait.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....