Kantor Lurah Sumur Meleleh Kota Bengkulu Terbakar
- 31 Agt 2026 08:14 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu — Kantor Lurah Sumur Meleleh, Kota Bengkulu, terbakar pada Minggu malam, 30 Agustus 2026. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB tersebut membuat warga di sekitar lokasi berhamburan keluar untuk melihat proses pemadaman.
Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kota Bengkulu langsung berjibaku memadamkan api. Upaya pemadaman dilakukan dengan cepat untuk mencegah kobaran api merambat ke permukiman warga yang berada di sekitar kantor lurah.
Ketua RW 02 Sumur Meleleh, Mulyadi, mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat informasi dari warga. Saat itu, api sudah terlihat membesar. “Ini kejadiannya di Kantor Lurah Sumur Meleleh, saya juga dikasih tahu warga,” ujar Mulyadi.
Menurut Mulyadi, kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Saat kejadian, kondisi angin cukup kencang sehingga dikhawatirkan membuat kobaran api semakin cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya.
Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, mengimbau masyarakat untuk menyimpan nomor darurat 112. Menurutnya, nomor tersebut dapat digunakan masyarakat untuk melaporkan kejadian yang membutuhkan penanganan cepat.
“Kami dari Damkar selalu mengimbau masyarakat untuk menyimpan nomor 112. Tim akan datang secepat dan semampunya,” ujar Yuliansyah.
Ia menjelaskan, informasi mengenai kebakaran Kantor Lurah Sumur Meleleh diterima dari relawan pemadam kebakaran yang berada di kelurahan. Berdasarkan informasi awal, api diduga muncul dari bagian atas bangunan.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, turut meninjau langsung lokasi kebakaran. Ia meminta adanya pengeras suara di sekitar lokasi kejadian agar petugas lebih mudah mengarahkan masyarakat selama proses pemadaman berlangsung.
“Nanti tolong diingatkan, kita perlu adanya pengeras suara. Dengan begitu, proses pemadaman dapat berlangsung lebih tertib dan akses bagi kendaraan pemadam kebakaran tetap terbuka," kata Dedy
Sementara itu, Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol. Rahmad Hidayat, S.S., M.H., juga mengimbau warga agar tidak mengganggu petugas selama proses pemadaman dan pengamanan berlangsung. Ia meminta masyarakat memberikan ruang kepada petugas pemadam kebakaran agar dapat bekerja secara maksimal.
“Kalau terjadi seperti ini, jangan sampai mengganggu kerja pemadam kebakaran dan petugas. Kecuali rekan-rekan memiliki peralatan standar,” ujar Rahmad.
Ia juga meminta masyarakat membantu petugas dengan menjaga jarak dari lokasi kebakaran. Selain untuk menghindari risiko menjadi korban, langkah tersebut penting agar akses kendaraan pemadam kebakaran tidak terhambat.
Dalam proses pemadaman kebakaran Kantor Lurah Sumur Meleleh, sempat terjadi sedikit cekcok antara sejumlah warga dan petugas yang berjaga di lokasi. Petugas berupaya mengatur warga agar tidak terlalu mendekati titik kebakaran demi keselamatan dan kelancaran proses pemadaman.
Petugas kemudian kembali mengingatkan warga untuk menjaga jarak dan memberikan ruang bagi tim pemadam kebakaran serta petugas lainnya. Dengan kondisi lokasi yang lebih tertib, proses pemadaman dan pengamanan diharapkan dapat berjalan aman hingga situasi benar-benar terkendali. (Akbar.mpn)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....