Listrik Desa 2026 Sasar 31 Dusun di Bengkulu
- 30 Agt 2026 10:34 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu — Program Listrik Desa (Lisdes) yang digulirkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI terus diperluas di Provinsi Bengkulu untuk pemerataan akses listrik hingga ke wilayah dusun. Pada 2026, Bengkulu mendapat alokasi pemasangan jaringan listrik untuk 31 titik dusun yang hingga kini belum terjangkau jaringan listrik.
Kepala Dinas ESDM Provinsi Bengkulu, Rico Yulyana, mengatakan alokasi tersebut disampaikan PT PLN melalui Dinas ESDM Provinsi Bengkulu untuk ditindaklanjuti di lapangan. Pemasangan dilakukan melalui pembangunan jaringan dan tiang listrik menuju wilayah yang belum teraliri listrik.
“Program Listrik Desa ini tujuannya seluruh desa menyala. Tahun 2026 ini Bengkulu mendapatkan 31 titik dusun yang siap dipasang,” ujar Rico, Minggu 30 Agustus 2026.
Ia menjelaskan hampir seluruh desa di Provinsi Bengkulu saat ini telah memiliki jaringan listrik. Namun, masih terdapat sejumlah dusun yang belum terjangkau sehingga sasaran program kini diarahkan ke wilayah-wilayah tersebut.
“Desa di Bengkulu hampir semuanya sudah terpasang tiang listrik. Tetapi masih ada beberapa dusun yang belum, sehingga kita arahkan program ini ke dusun-dusun,” tuturnya.
Untuk memperluas cakupan program, Dinas ESDM Provinsi Bengkulu juga telah mengusulkan tambahan lima titik dusun kepada pihak terkait. Usulan tersebut diharapkan dapat menambah cakupan pemasangan jaringan listrik di Bengkulu pada tahun ini.
Menurut Rico, tambahan alokasi tersebut berpeluang direalisasikan setelah adanya komunikasi dengan pihak PLN. Secara lisan, perwakilan PLN telah menyampaikan peluang penambahan lima titik untuk Provinsi Bengkulu.
Pemerintah berharap perluasan Program Lisdes dapat mempercepat pemerataan akses listrik hingga ke dusun-dusun yang selama ini belum terjangkau jaringan. Ketersediaan listrik dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap layanan pendidikan, ekonomi, dan pelayanan publik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....