Karhutla di Bulan Agustus Menurun,Damkar Kaur Tetap Imbau Warga Waspada

  • 29 Agt 2026 05:59 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Bintuhan - Peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Kabupaten Kaur, mengalami penurunan sepanjang Agustus. Meski jumlah kejadian berkurang dibandingkan periode bulan Juli, masyarakat tetap diminta waspada mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu terjadinya kebakaran.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kaur Apen Ardiansyah mengatalan, penurunan kasus karhutla menjadi perkembangan positif dalam upaya pencegahan kebakaran. Namun, kondisi ini tidak boleh membuat masyarakat lengah, terutama saat melakukan aktivitas yang berhubungan dengan penggunaan api di lahan terbuka.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, pembersihan lahan dengan cara dibakar, serta membakar sampah di kawasan padat penduduk. Hal ini dapat dengan mudah memicu api merambat ke semak belukar dan lahan di sekitarnya, khususnya ketika kondisi angin cukup kencang dan vegetasi dalam keadaan kering.

"Untuk bulan Agustus ini kita lihat agak berkurang ya kejadian kebakatan hutan dan lahannya. Tapi kita tidak boleh lengah, kita harus tetap waspada," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kaur kepada RRI Jumat 28 Agustus 2026.

Meskipun kejadian karhutla pada Agustus mengalami penurunan, upaya pencegahan tetap harus dilakukan secara bersama-sama. Tidak hanya mengandalkan petugas pemadam, kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan api menjadi bagian penting dalam menekan risiko kebakaran.

Bagi masyarakat yang melihat adanya titik api atau kebakaran di kawasan hutan dan lahan diminta segera melaporkannya kepada petugas Damkar. Baik itu yang ada di Pos kota Bintuhan dan ataupun di Pos Kecamatan Kaur Utara.

Pelaporan secara cepat dinilai penting agar api dapat segera ditangani. Serta tidak meluas hingga mengancam permukiman maupun fasilitas umum.

"Kalau memang harus bakar sampah pastikan api benar-benar padam dan jangan ditinggal. Langkah sederhana tersebut dinilai dapat membantu mencegah terjadinya kebakaran yang lebih besar," ucapnya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kaur kembali mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak menganggap remeh potensi kebakaran hutan dan lahan. Dengan kewaspadaan serta kepedulian bersama, diharapkan kasus karhutla di Kabupaten Kaur dapat terus ditekan dan tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....