Gubernur Helmi Hasan Gandeng Kejati Kawal Pembangunan Bengkulu Sesuai Aturan

  • 29 Agt 2026 06:06 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menegaskan pentingnya sinergi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu dalam mengawal berbagai program pembangunan di daerah. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu yang baru, Anton Delianto, di ruang kerja Gubernur Bengkulu, Jumat 28 Agustus 2026.

Anton Delianto sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan dan kini mengemban tugas sebagai Kajati Bengkulu. Dalam pertemuan tersebut, Helmi Hasan menyampaikan sejumlah agenda pembangunan yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Bengkulu sekaligus membuka ruang kolaborasi dan pendampingan dengan Kejaksaan.

Helmi mengatakan pendampingan hukum diperlukan agar berbagai kebijakan dan program pembangunan pemerintah dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pendampingan tersebut mencakup sejumlah sektor, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga perbaikan fasilitas publik.

Menurut Helmi, sinergi dengan Kejati penting untuk memastikan setiap perencanaan pembangunan memiliki landasan hukum yang jelas. Ia menegaskan pemerintah ingin mempercepat pembangunan, tetapi seluruh prosesnya harus tetap dilakukan sesuai aturan agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Salah satu program yang menjadi perhatian Pemprov Bengkulu tahun ini adalah rehabilitasi toilet atau WC sekolah. Helmi menilai fasilitas sanitasi merupakan bagian penting dalam menunjang kenyamanan dan kesehatan peserta didik sehingga perlu mendapatkan perhatian dalam pembangunan fasilitas pendidikan.

Selain sektor pendidikan, Helmi juga menyoroti kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang semakin lengkap. Ia menyebut Rumah Sakit Umum Daerah M. Yunus atau RSMY masih menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama di Bengkulu, namun pengembangan fasilitas dan layanan kesehatan perlu terus dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Helmi berharap kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Kejati dapat memperkuat pelaksanaan pembangunan sekaligus memastikan seluruh program berjalan transparan dan sesuai ketentuan. Pemerintah juga mendorong pengembangan fasilitas kesehatan agar masyarakat Bengkulu tidak perlu keluar daerah hanya untuk mendapatkan layanan medis tertentu yang belum tersedia di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....