GERKATIN Bengkulu Kenalkan BISINDO untuk Bangun Komunikasi yang Inklusif
- 28 Agt 2026 06:42 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - DPD GERKATIN Provinsi Bengkulu menggelar kelas Bahasa Isyarat Indonesia atau BISINDO sebagai upaya memperkenalkan bahasa isyarat kepada masyarakat luas. Kegiatan ini dimulai pada 22 Agustus 2026 dan berakhir pada 13 september 2026 dengan total sebanyak 7 kali pertemuan pada rentang waktu tersebut yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dunia Tuli, budaya Tuli, etika berinteraksi, serta pentingnya komunikasi yang mudah diakses dan setara.
Kegiatan ini digelar berkolaborasi dengan Komunitas Proyek BARBEL sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih inklusif. Melalui pembelajaran langsung bersama Teman Tuli dan juru bahasa isyarat, peserta tidak hanya mempelajari BISINDO, tetapi juga memperoleh pengalaman berkomunikasi dan berinteraksi secara langsung dengan Teman Tuli.
Sekretaris DPD GERKATIN Bengkulu, Nurul Fadhilah, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap kelas BISINDO cukup baik. Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum, mahasiswa, guru dan tenaga pendidik, karyawan, relawan, komunitas, hingga peserta dari luar Kota Bengkulu.
Menurut Nurul, ketertarikan peserta mempelajari BISINDO didorong keinginan untuk dapat berkomunikasi secara langsung dengan Teman Tuli. Kondisi tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat yang memiliki kepedulian untuk memahami bahasa isyarat dan membangun pola komunikasi yang lebih inklusif.
Kegiatan kelas BISINDO juga menjadi bagian dari rangkaian persiapan dan penguatan peringatan Hari Bahasa Isyarat Internasional atau HBII di Provinsi Bengkulu. GERKATIN berharap momentum tersebut tidak hanya menjadi peringatan tahunan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya bahasa isyarat dan pemenuhan hak komunikasi Teman Tuli.
Nurul menilai kegiatan pembelajaran BISINDO perlu terus dikembangkan karena inklusivitas tidak hanya berkaitan dengan penyediaan fasilitas, tetapi juga kemampuan masyarakat untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan Teman Tuli. GERKATIN Provinsi Bengkulu berharap kelas BISINDO tidak berhenti pada satu kegiatan atau periode pembelajaran, tetapi dapat terus dibuka dan diperluas ke sekolah, kampus, instansi pemerintah, komunitas, maupun lembaga lainnya.
Melalui momentum Hari Bahasa Isyarat Internasional, GERKATIN berharap semakin banyak masyarakat Bengkulu yang mampu menggunakan BISINDO dasar dan memiliki kesadaran terhadap aksesibilitas komunikasi. Dalam jangka panjang, upaya tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi Teman Tuli untuk berpartisipasi secara aktif dan setara dalam pendidikan, pekerjaan, pelayanan publik, serta kehidupan sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....