Pemkot Bengkulu Imbau Warga Tidak Melakukan Pembelian BBM Secara Berlebihan
- 27 Agt 2026 10:43 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu memastikan ketersediaan dan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kota Bengkulu dalam kondisi aman dan mencukupi. Masyarakat diimbau tidak panik maupun melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Medy Pebriansyah, mengatakan Pemkot Bengkulu bersama jajaran Forkopimda, Polresta Bengkulu, dan Pertamina terus melakukan koordinasi untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Menurut Medy, antrean yang terjadi di sejumlah SPBU tidak perlu disikapi dengan kepanikan, masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan.
"Terkait antrean BBM, sebenarnya kita dari Pemda bersama Forkopimda dan Mapolres terus-menerus menyosialisasikan ke warga masyarakat agar tidak panik dan tidak membeli berlebihan. Stoknya ada, insyaallah tidak ada kelangkaan," ujar Medy, Kamis 27 Agustus 2026.
Ia menegaskan pemerintah daerah akan terus memantau kondisi pasokan BBM di lapangan serta berkoordinasi dengan Pertamina untuk menjaga distribusi tetap aman dan kondusif. Medy mengingatkan, pembelian secara berlebihan justru dapat memperpanjang antrean dan menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.
"Kita akan terus berkoordinasi dengan Pertamina. Kalau warga panik dan mulai menimbun, nah itu yang berpotensi jadi ricuh dan crowded. Imbauan kita dari Pemda seperti itu," katanya.
Pemkot Bengkulu berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang dapat memicu kepanikan. Dengan pengawasan dan koordinasi lintas instansi, pasokan BBM diharapkan tetap terjaga sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara normal.
Medy mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak dan melakukan pembelian sesuai kebutuhan sehari-hari, tanpa melakukan penimbunan. Dan jika ada oknum yang nekat melakukan penyalahgunaan bbm, seperti penimbunan menurutnya pasti akan ditindak pihak kepolisian
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....