Kaur Terbanyak, 120 Hotspot Terdeteksi di Bengkulu Selama Agustus

  • 27 Agt 2026 07:22 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - BMKG Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno Bengkulu mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di tengah musim kemarau. Berdasarkan data satelit BMKG hingga 26 Agustus 2026, sebanyak 32 titik panas atau hotspot terdeteksi di Provinsi Bengkulu.

Dari 32 hotspot tersebut, sebanyak 31 titik berada dalam kategori sedang, sementara satu titik masuk kategori tinggi. Hotspot kategori tinggi tersebut terdeteksi di wilayah Kecamatan Sindang Beliti Ilir, Kabupaten Rejang Lebong.

Sementara itu, sepanjang Agustus 2026 jumlah hotspot yang terdeteksi di Provinsi Bengkulu telah mencapai 295 titik. Kabupaten Kaur menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni mencapai 120 titik selama periode tersebut.

Prakirawan BMKG Bengkulu, Evi Ismiazizah, mengatakan hingga saat ini belum terdapat laporan kejadian karhutla di wilayah Bengkulu. Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan karena kondisi kemarau dapat meningkatkan risiko kebakaran.

Munculnya sejumlah hotspot di tengah musim kemarau menjadi perhatian karena kondisi lahan yang semakin kering dapat mempermudah terjadinya kebakaran. Masyarakat diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah di area terbuka tanpa pengawasan, maupun melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Selain kondisi lahan yang kering, suhu udara di Bengkulu juga terpantau cukup tinggi dengan suhu mencapai 32,4 derajat Celsius. Kondisi tersebut perlu diwaspadai karena suhu tinggi dan lahan kering dapat mempercepat penjalaran api apabila terdapat sumber pemicu.

BMKG mengimbau masyarakat bersama-sama melakukan pencegahan dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan indikasi kebakaran. Langkah cepat tersebut diperlukan agar potensi kebakaran dapat segera ditangani dan tidak meluas seperti yang terjadi di sejumlah wilayah lain, termasuk Kalimantan dan Riau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....