Kapal BBM Kembali Sandar di Pelabuhan Pulau Baai, Penuhi Pasokan Energi Masyarakat
- 26 Agt 2026 17:40 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Provinsi Bengkulu terus mendapat dukungan dari operasional Pelabuhan Pulau Baai. Setelah alur pelabuhan selesai dikeruk pada Juli 2025 dengan kedalaman mencapai 6,5 meter Low Water Spring (LWS), aktivitas kapal pengangkut BBM disebut berjalan tanpa hambatan.
Memasuki bulan kemerdekaan, kapal pengangkut BBM milik Pertamina kembali berhasil bersandar di Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu.
Terbaru, SPOB Gaharu Oleum 18 sandar pada Selasa 25 Agustus 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Kapal tersebut membawa sekitar 3.999 ton Pertalite yang akan dibongkar untuk memenuhi kebutuhan BBM di Bengkulu.
Sehari berikutnya, pada Rabu 26 Agustus 2026, SPOB Srikandi 512 juga
berhasil bersandar di Pelabuhan Pulau Baai. Kapal tersebut membawa sekitar 3.501 ton Pertalite.

General Manager PT Pelindo Regional 2 Bengkulu, Dr. Dimas Rizky Kusmayadi, S.H., M.H., M.Sc., mengatakan kelancaran sandarnya kapal pengangkut BBM menjadi salah satu bukti upaya menjaga keandalan alur pelayaran Pelabuhan Pulau Baai terus memberikan hasil positif.
Menurut Dimas, Pelindo memiliki tanggung jawab memastikan pelayanan kepelabuhanan berjalan optimal, termasuk menjaga akses alur agar pergerakan kapal dapat berlangsung aman dan lancar.
“Di bulan kemerdekaan ini, kami terus menunjukkan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik. Bersandarnya SPOB Gaharu Oleum 18 dengan lancar menjadi bukti bahwa upaya menjaga alur Pelabuhan Pulau Baai terus dilakukan secara serius,” kata Dimas.
Ia menjelaskan, kelancaran aktivitas kapal di Pelabuhan Pulau Baai tidak hanya berkaitan dengan operasional kepelabuhanan, tetapi juga berpengaruh terhadap distribusi kebutuhan masyarakat.
Terlebih, kapal yang bersandar membawa ribuan ton Pertalite. Kelancaran proses bongkar muat turut mendukung ketersediaan pasokan BBM bagi masyarakat di Provinsi Bengkulu.
“Pelindo memahami bahwa kelancaran pelabuhan memiliki dampak langsung terhadap distribusi kebutuhan masyarakat. Karena itu, kami berupaya memastikan pelayanan kapal maupun kegiatan bongkar muat dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menyampaikan, kelancaran sandarnya kapal pengangkut BBM juga menjadi perkembangan positif bagi Pelabuhan Pulau Baai, terutama setelah persoalan sedimentasi dan kedangkalan alur sebelumnya menjadi perhatian berbagai pihak.
"Pelindo Regional 2 Bengkulu terus melakukan pemantauan dan berbagai langkah untuk menjaga keandalan alur pelayaran. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan meningkatkan pelayanan sekaligus mendukung kelancaran arus barang dari dan menuju Bengkulu," tuturnya.
Lebih lanjut Dimas menegaskan, Pelindo akan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan kondisi alur tetap terjaga dan operasional pelabuhan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
“Target kami adalah bagaimana Pelabuhan Pulau Baai dapat terus memberikan pelayanan yang optimal. Pelabuhan ini memiliki peran strategis bagi perekonomian Bengkulu, sehingga kelancaran aktivitas kapal harus terus kita jaga bersama,” tutur Dimas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....