Masyarakat Apresiasi Penurunan Harga BBM Pertamax

  • 01 Agt 2026 20:42 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu- PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Khusus (BBK) yang mulai berlaku pada 1 Agustus 2026 pukul 00.00 WIB. Penyesuaian ini diumumkan melalui akun mypertamina.id dan berlaku untuk seluruh wilayah, termasuk Provinsi Bengkulu.

Untuk wilayah Bengkulu, harga Pertamax mengalami penurunan dari Rp16.650 per liter menjadi Rp16.300 per liter. Artinya, terdapat penurunan sebesar Rp350 per liter dibandingkan periode sebelumnya.

Sementara itu, Pertamax Turbo juga mengalami penurunan harga yang cukup signifikan. Dari sebelumnya Rp19.750 per liter, kini menjadi Rp18.700 per liter atau turun sebesar Rp1.050 per liter.

Berbeda dengan jenis bensin, harga BBM jenis solar nonsubsidi tidak mengalami perubahan pada periode ini. Dexlite tetap berada di harga Rp20.150 per liter.

Hal yang sama juga terjadi pada Pertamina Dex yang tidak mengalami penyesuaian harga. BBM jenis ini tetap dipatok di angka Rp21.650 per liter untuk wilayah Bengkulu.

Penyesuaian harga BBM nonsubsidi oleh Pertamina dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Di antaranya adalah tren harga minyak dunia serta nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Selain itu, kebijakan ini juga mengacu pada ketentuan pemerintah dengan tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Pertamina menegaskan bahwa langkah tersebut bertujuan menjaga ketersediaan pasokan energi sekaligus memberikan harga yang kompetitif bagi masyarakat.

Penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax mendapat apresiasi dari masyarakat. Kebijakan penyesuaian harga tersebut dinilai mampu meringankan pengeluaran, terutama bagi pengguna kendaraan pribadi yang mengandalkan Pertamax sebagai bahan bakar utama.

Sejumlah warga mengaku penurunan harga Pertamax menjadi kabar baik di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat. Selain membantu menghemat biaya transportasi, kebijakan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Salah seorang warga Bengkulu, Andi, mengatakan penyesuaian harga Pertamax membuat biaya operasional kendaraan menjadi lebih ringan. Menurutnya, kebijakan tersebut menunjukkan adanya penyesuaian harga yang mengikuti perkembangan pasar energi dunia.

"Turunnya harga Pertamax tentu sangat membantu. Kami berharap harga yang lebih terjangkau ini bisa bertahan sehingga masyarakat semakin nyaman menggunakan BBM berkualitas," ujarnya.

Senada, pengguna Pertamax lainnya, Rina, menilai penurunan harga tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini tetap memilih BBM berkualitas demi menjaga performa kendaraan.

Ia berharap kebijakan penyesuaian harga dapat terus dilakukan secara transparan dan mengikuti kondisi pasar, sehingga masyarakat dapat memperoleh manfaat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....