Bengkulu Selatan Mulai Meakukan Gerakan Tanam Padi dengan Metode PM-AAS

  • 25 Agt 2026 10:40 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu Selatan – Kabupaten Bengkulu Selatan mulai melakukan gerakan tanam padi dengan metode Pertanian Modren Agriculture System atau PM-AAS. Pemanfaat metode ini untuk pertama kalinya dilakukan di Hamparan Datar Rungau Gapoktan Anugerah Sejahtera, Kecamatan Seginim.

Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Binagransyah, mengatakan Hamparan Datar Rungau, Kecamatan Seginim dinilai punya struktur tanah dan akses air yang cocok untuk menguji sistem baru ini. Selain itu, kelompok taninya juga sudah terbiasa mengikuti pendampingan dari penyuluh.

“Penanaman padi menggunakan metode ini sebagai bagian dari arahan Kementerian Pertanian dalam memperkuat produksi pangan nasional. Hamparan Datar Rangau kita pilih karena struktur tananya yang cocok untuk menguji PM-AAS,” ujar Kepala Dinas Petanian Bengkulu Selatan Kepada RRI Selasa 25 Agustus 2026.

PM-AAS merupakan metode dalam kegiatan penanaman padi yang diarahkan untuk meningkatkan efisiensi budidaya melalui pengelolaan tanaman secara lebih teratur, terutama dalam hal waktu tanam, penggunaan sarana produksi, dan pengelolaan lahan. Dengan demikian, metode ini tidak hanya berfokus pada kegiatan menanam, tetapi juga pada pengelolaan pertanaman agar hasil yang diperoleh lebih optimal.

Salah satu manfaat gerakan tanam padi dengan metode PM-AAS adalah meningkatkan produktivitas dan produksi padi. Penanaman yang dilakukan secara terencana dan serempak dapat membantu petani memperoleh pertumbuhan tanaman yang lebih seragam serta memudahkan pengaturan pemeliharaan.

Selain itu, pengelolaan lahan secara hamparan dapat mendukung penerapan teknologi budidaya yang dianjurkan sehingga potensi hasil tanaman dapat dimaksimalkan. Manfaat lainnya adalah meningkatkan efisiensi usaha tani, penanaman dalam hamparan yang dikelola secara terkoordinasi dapat memudahkan penggunaan alat dan mesin pertanian, pengaturan tenaga kerja, serta distribusi sarana produksi seperti benih, pupuk, dan kebutuhan budidaya lainnya.

Keserempakan tanam juga dapat membantu pengendalian organisme pengganggu tanaman dilakukan secara lebih terkoordinasi sehingga biaya produksi dapat ditekan dan pekerjaan petani menjadi lebih efektif. Sementara dari sisi ekonomi, peningkatan produksi padi diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.

Apabila produktivitas meningkat dan biaya produksi dapat dikelola secara efisien, maka peluang peningkatan keuntungan usaha tani juga semakin besar. Gerakan ini sekaligus mendorong petani untuk menerapkan teknologi dan inovasi pertanian sehingga usaha tani padi dapat berkembang menjadi kegiatan ekonomi yang lebih produktif dan berkelanjutan.

“Gerakan tanam padi dengan metode PM-AAS di sawah hamparan merupakan langkah nyata untuk memperkuat produksi padi sekaligus meningkatkan efisiensi dan kesejahteraan petani. Melalui gerakan yang dilakukan secara bersama dan terkoordinasi, diharapkan produksi padi meningkat, perekonomian petani semakin kuat, dan ketahanan pangan daerah maupun nasional dapat terus terjaga,” ucap Kepada Dinas Pertanian Bengkulu Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....