Dinsos Bengkulu Minta Gepeng dan Manusia Silver Hentikan Aktifitas Mengemis
- 24 Agt 2026 12:26 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Dinas Sosial Kota Bengkulu memastikan akan terus melakukan pengawasan dan sosialisasi kepada gelandangan dan pengemis (gepeng), termasuk manusia silver, yang masih melakukan aktivitas meminta-minta di sejumlah persimpangan lampu merah di wilayah Kota Bengkulu. Hal itu terus dilakukan Dinas Sosial mengingat masih adanya laporan masyarakat terkait keberadaan gepeng dan manusia silver di Kota Bengkulu.
Kepala Dinas Sosial Kota Bengkulu, Afriyenita, mengatakan pihaknya secara rutin turun ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada para gepeng dan manusia silver agar tidak lagi melakukan aktivitas tersebut di jalan raya. Menurut Afriyenita, keberadaan gepeng di kawasan persimpangan tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga dapat mengganggu ketenteraman dan kenyamanan masyarakat.
“Untuk manusia silver atau gepeng yang masih melakukan aksi di persimpangan, kami terus melakukan pengawasan dan sosialisasi. Mereka kami asesmen, kemudian kami turun ke jalan untuk memberikan sosialisasi dan mengarahkan agar tidak melakukan aksinya lagi,” ujar Afriyenita, Senin 24 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, penanganan yang dilakukan Dinsos saat ini lebih mengedepankan pendekatan persuasif melalui asesmen dan sosialisasi. Aktivitas mengemis di jalan tersebut dinilai bertentangan dengan Peraturan Daerah Kota Bengkulu Nomor 7 Tahun 2007.
Sementara untuk tindakan penertiban, Afriyenita mengatakan kewenangan tersebut berada pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu. “Dinsos sebatas melakukan asesmen dan sosialisasi, untuk penertiban akan dilakukan oleh Satpol PP,” katanya.
Dinsos Kota Bengkulu juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam mengatasi persoalan gepeng dan manusia silver. Salah satunya dengan tidak memberikan uang kepada mereka saat berada di persimpangan jalan.
Menurut Dinsos, kebiasaan memberikan uang secara langsung dapat membuat aktivitas tersebut terus berulang, oleh karena itu, masyarakat diharapkan turut mendukung upaya pemerintah dengan tidak memberikan uang kepada pengemis di jalan. Dinsos memastikan pengawasan akan terus dilakukan, khususnya di sejumlah titik persimpangan yang kerap menjadi lokasi aktivitas gepeng dan manusia silver, demi menjaga ketertiban, keselamatan lalu lintas, serta kenyamanan masyarakat Kota Bengkulu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....