Gelombang Tinggi, Pasokan Ikan Laut Dipasar Bintuhan Berkurang Harga Melonjak

  • 23 Agt 2026 09:45 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID,Bintuhan : Gelombang laut yang tinggi dan kondisi cuaca yang kurang bersahabat berdampak terhadap aktivitas nelayan dalam 1 bulan terakhir. Hal ini membuat sebagian nelayan memilih mengurangi aktivitas melaut demi menjaga keselamatan.

Meski masih ada nelayan yang tetap melaut, nereka harus menghabiskan waktu lebih lama untuk mendapatkan ikan. Sementara risiko menghadapi gelombang tinggi semakin besar.

Akibatnya kondisi tersebut pasokan ikan laut di pasar menjadi berpengaruh. Seperti yang diungkapkan oleh Ela, salah seorang pedagang ikan di pasar rakyat Inpres Bintuhan, saat ini jenis ikan laut yang tersedia untuk dijual menjadi lebih sedikit karena pasokan dari nelayan mengalami penurunan.

"Iya cuma ini lah ikan-ikannya tidak banyak jenis yang kami jual sekarang. Soalny sudah dapat ikan karena cuaca lagi buruk," ujar pedagang kepada RRI Minggu 23 Agustus 2026.

Tidak hanya itu saja, harga jual ikan laut pun saat ini juga mengalami kenaikan. Terutama pada jenis ikan laut yang biasanya banyak diminati oleh pembeli.

Seperti tongkol yang biasanya dibandrol 25 ribu rupiah kini naik menajdi 35 ribu rupiah per kilogtmram, ikan tuna yang biasanya 45 ribu rupiah kini menjadi 50 hingga 60 ribu rupiah, ikan sarden biasanya 30 ribu rupiah menajadi 40 ribu rupiah. Serta ada juga ikan jenis lainnya yang mencapai 70 ribu rupiah hingga 80 ribu rupiah per kilogram.

Meski masih ada konsumen yang tetap membeli ikan laut dengan harga yang tinggi. Namun mahalnua harga jual ikan laut tak jarang membuat sebagain konsumen justru tidak jadi membeli dan mengalihkannya dengan membeli ikan air tawar.

Maka dari itu pedagang sangat berharap kondisi cuaca dapat segera membaik agar nelayan dapat kembali melaut secara normal. Dengan meningkatnya pasokan ikan, ketersediaan berbagai jenis ikan laut di pasar diharapkan kembali normal dan harga dapat berangsur turun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....