Turnamen Bulutangkis SIRNAS B Ditutup, Bengkulu Target SIRNAS A di 2027
- 22 Agt 2026 18:03 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu — Turnamen bulu tangkis Hydroplus Sirkuit Nasional (SIRNAS) B Bengkulu Tahun 2026 resmi ditutup di Gedung Sportatorium Kampus IV Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB), Sabtu 22 Agustus 2026. Penutupan dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni dan Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Bengkulu Suharto.
Ketua PBSI Bengkulu Suharto menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan SIRNAS B selama sepekan. Ia juga mengapresiasi Djarum Group yang telah memberikan arahan dan pendampingan selama kegiatan berlangsung.
Suharto mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, nyaman, dan terkendali tanpa kendala berarti. Kondisi tersebut tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Bengkulu, pemerintah kabupaten dan kota, serta jajaran kepolisian yang membantu pengamanan kegiatan.
“Dengan adanya event ini, membuka mata dan semangat para pejabat di Provinsi Bengkulu bahwa olahraga menjadi konsumsi masyarakat, menjadi ajang, sekaligus menjadi kekuatan persatuan dan kesatuan,” kata Suharto.
Suharto berharap pelaksanaan SIRNAS B menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga, khususnya bulutangkis. Ia optimis PBSI Bengkulu ke depan dapat kembali mendapat kepercayaan untuk menyelenggarakan ajang dengan tingkatan lebih tinggi, dari SIRNAS B menuju SIRNAS A.
Sementara itu, Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni mengatakan pelaksanaan turnamen nasional ini menjadi kebanggaan bagi Provinsi Bengkulu. Kegiatan yang berlangsung sekitar tujuh hari sejak 17 hingga 22 Agustus 2026 tersebut dinilai berjalan baik dan lancar.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu, kami terus berharap kegiatan ini yang dimulai dengan Sirkuit B dapat kembali dilaksanakan di Provinsi Bengkulu,” ujar Herwan. Ia berharap pada 2027 Bengkulu mendapat kesempatan menjadi tuan rumah untuk kompetisi dengan tingkatan lebih besar, yakni SIRNAS A.
Herwan meminta PBSI Bengkulu bersama KONI dan pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan SIRNAS B. Perbaikan perlu dilakukan pada berbagai aspek, mulai dari sarana dan prasarana, teknis pertandingan, promosi, hingga kesiapan penyelenggaraan.
“Ini menjadi catatan kita bersama agar kembali nanti Provinsi Bengkulu mendapat kepercayaan lebih dari PBSI,” katanya. Menurutnya, evaluasi tersebut penting untuk meningkatkan kesiapan Bengkulu sebagai tuan rumah ajang bulutangkis tingkat nasional.
Herwan juga mengapresiasi panitia dan seluruh perangkat yang terlibat dalam penyelenggaraan SIRNAS B Bengkulu. Ia menilai keberhasilan kegiatan ini menunjukkan kemampuan Bengkulu dalam menggelar kompetisi olahraga berskala nasional.
Ia berharap pengalaman penyelenggaraan SIRNAS B menjadi modal bagi Bengkulu untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan event olahraga ke depan. Dengan pembenahan dan dukungan seluruh pihak, Bengkulu diharapkan mampu memenuhi standar sebagai tuan rumah SIRNAS A pada 2027.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....