Legislator Bengkulu Dorong RUU LLAJ Adaptif Hadapi Perkembangan Teknologi
- 19 Agt 2026 12:06 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Jakarta – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Erna Sari Dewi, menegaskan komitmen parlemen mempercepat pembaruan regulasi lalu lintas dan angkutan jalan agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat. Terlebih saat ini sudah hadir ditengah-tengah masyarakat kendaraan listrik, seperti sepeda dan mobil listrik.
Legislator NasDem dari Daerah Pemilihan Bengkulu itu mengatakan, salah satu regulasi yang menjadi perhatian adalah revisi Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (RUU LLAJ). Saat ini, RUU tersebut telah berstatus sebagai RUU usul inisiatif DPR dan ditargetkan dapat segera dirampungkan.
Menurut Erna, pembaruan aturan LLAJ tidak sekadar menyempurnakan regulasi yang sudah ada. Lebih dari itu, aturan baru harus mampu menjadi landasan hukum yang relevan dengan perubahan sistem transportasi dalam jangka panjang.
“Pembaruan LLAJ ini harus bermanfaat bagi para pengguna jalan. Nanti RUU ini, ketika sudah disahkan menjadi undang-undang, harus lebih mengikuti perkembangan zaman,” ujar Erna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat 14 Agustus 2026 lalu.
Putri dari daerah pemilihan (dapil) Provinsi Bengkulu ini menilai perkembangan teknologi transportasi yang berlangsung cepat membutuhkan regulasi yang fleksibel sekaligus mampu memberikan kepastian hukum. Karena itu, penyusunan RUU LLAJ harus mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan perubahan teknologi yang diperkirakan terus berkembang dalam 10 hingga 20 tahun mendatang.
“Sehingga 10–20 tahun ke depan, bisa menjadi acuan mutlak bagi pengguna jalan,” katanya.
Erna menambahkan, keberadaan regulasi yang adaptif penting untuk memastikan perkembangan teknologi di sektor transportasi tetap berjalan seiring dengan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kepentingan pengguna jalan.
“Diharapkan proses pembahasan RUU LLAJ dapat berjalan efektif sehingga regulasi baru nantinya tidak hanya mampu menjawab persoalan transportasi saat ini, tetapi juga menjadi pijakan menghadapi tantangan mobilitas masyarakat di masa depan,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....