PBSI Bengkulu Gelar Kejurnas Hydroplus Sirnas B 2026

  • 16 Agt 2026 14:26 WIB
  •  Bengkulu

Suharto: 462 atlet Pebulutsngkus ambil bagian

RRI.CO.ID, Bengkulu – Ratusan pebulutangkis muda dari berbagai daerah di Indonesia akan memperebutkan prestasi di Bengkulu. Sebanyak 462 atlet ambil bagian dalam Hydroplus Sirkuit Nasional (Sirnas) B Bengkulu 2026 yang digelar Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (Pengprov PBSI) Bengkulu pada 17–22 Agustus 2026.

Kejuaraan yang menjadi bagian dari Indonesia Masters Circuit National B tersebut dipusatkan di GOR Sportarium Kampus IV Universitas Muhammadiyah Bengkulu.

Ajang nasional ini tidak sekadar menjadi arena perebutan gelar juara. Bagi PBSI, Sirnas merupakan bagian dari proses panjang pembinaan atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus membuka jalan menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

Perwakilan Pengurus Pusat PBSI, Hana, mengatakan persiapan pelaksanaan kejuaraan telah berjalan sesuai rencana. Dimana kesiapan lapangan dan berbagai kebutuhan pertandingan dipastikan telah diselesaikan sehingga pertandingan dapat berlangsung sesuai jadwal.

Hana menjelaskan, rangkaian pertandingan akan berlangsung hingga babak final pada 22 Agustus 2026. Pelaksanaan pertandingan juga menyesuaikan dengan agenda peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus.

"Keberadaan Sirnas menjadi salah satu bagian penting dalam program pembinaan PBSI. Para atlet yang tampil di ajang ini diharapkan mampu menunjukkan perkembangan dan prestasi terbaik sebagai bagian dari perjalanan menuju level kompetisi yang lebih tinggi," harapnya.

Senada Ketua Umum Pengprov PBSI Bengkulu, H. Suharto SE, MBA, mengatakan antusiasme peserta terhadap Sirnas B Bengkulu cukup tinggi. Dari total 462 peserta, sebanyak 74 atlet berasal dari kelompok usia dini, 181 atlet kelompok anak-anak, dan 207 atlet kelompok pemula akan bersaing pada berbagai nomor pertandingan, baik tunggal maupun ganda.

Terlebih dengan kehadiran atlet dari sejumlah daerah di Indonesia sekaligus menjadi bukti bahwa Bengkulu dipercaya menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan sirkuit nasional PBSI. Dengan itu Suharto mengapresiasi Pengurus Pusat PBSI, panitia pelaksana, vendor serta seluruh pihak yang ikut mendukung terselenggaranya kejuaraan tersebut.

"Menghadirkan Sirnas ke Bengkulu bukan perkara sederhana. Kejuaraan tersebut telah masuk dalam kalender nasional PBSI sehingga membutuhkan persiapan matang dan koordinasi dari berbagai pihak, termasuk sudah ketetapkan oleh PP PBSI pusat," jelasnya.

Lebih lanjut Suharto menilai kepercayaan yang diberikan kepada Bengkulu menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan bulu tangkis di daerah.

Belum lagi, peserta yang bertanding didominasi atlet usia dini, anak-anak dan pemula. Sedangkan hadiah yang disiapkan ratusan juta rupiah beserta tropi.

"Kehadiran mereka di Sirnas diharapkan dapat memberikan pengalaman bertanding sekaligus membentuk mental kompetitif sejak usia muda.

Apalagi penyelenggaraan Sirnas juga sengaja diselaraskan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Karena, semangat kemerdekaan penting ditanamkan kepada para atlet muda yang merupakan generasi penerus bangsa," katanya

Suharto juga mengajak para atlet menjadikan olahraga sebagai sarana memperkuat persatuan dan kesatuan. Mengingat, semangat Merah Putih harus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi sekaligus menjaga persatuan bangsa.

"Merah putih harus menjadi semangat bagi adik-adik generasi penerus kita. Kita harus menjaga kesatuan dan persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegasnya.

Foto : Pembukaan Hydroplus Sirnas 2B Bengkulu 26 sekaligus keterangan pers.

Sirnas Dorong Ekonomi dan Gairah Bulu Tangkis

Dikatakan Suharto, penyelenggaraan event nasional seperti Sirnas memberikan dampak yang lebih luas bagi Bengkulu. Dimana kedatangan ratusan atlet, pelatih, ofisial dan pendamping dari berbagai daerah dinilai dapat membuka peluang bagi sektor usaha dan ekonomi masyarakat.

Belum lagi daerah yang ingin berkembang harus berani mendatangkan banyak orang melalui berbagai kegiatan berskala nasional.

Apalagi keberadaan Sirnas juga dapat membuka wawasan masyarakat bahwa olahraga, khususnya bulu tangkis, memiliki potensi ekonomi sekaligus peluang promosi daerah.

"Antusiasme terhadap bulu tangkis di Bengkulu, juga cukup tinggi. Aktivitas latihan di berbagai klub terus berlangsung dan banyak atlet muda Bengkulu yang mulai dilirik klub-klub besar di luar daerah. Oleh karena itu kita sangat bangga kepada PBSI yang sudah mempercayai bahwa yang dilakukan oleh klub ini tentu ke depan kalau ini sudah ada hasilnya secara maksimal," tuturnya.

Dorong Penyelesaian Infrastruktur

Di sisi lain, Suharto juga menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur olahraga untuk menunjang pembinaan atlet di Bengkulu.

Makanya dirinya berharap pembangunan dan penyempurnaan gedung bulu tangkis dapat dilanjutkan sehingga daerah memiliki fasilitas yang lebih representatif untuk pembinaan maupun penyelenggaraan kejuaraan berskala nasional, dengan koordinasi antara pemerintah, pengurus olahraga dan pihak terkait sangat penting dalam memastikan pembangunan sarana olahraga berjalan sesuai kebutuhan.

"Koordinasi bukan sesuatu yang harus ditakuti selama dilakukan sesuai aturan dan bertujuan memperbaiki hasil pembangunan. Koordinasi itu juga bukan berarti melanggar aturan. Justru koordinasi akan menciptakan hasil yang lebih baik. Orang yang belum tahu jadi tahu," katanya.

Kendarti demikian Ia berharap dukungan terhadap pembinaan bulu tangkis tidak hanya datang dari pengurus, tetapi juga pemerintah dan masyarakat. Sebab perkembangan olahraga membutuhkan kerja bersama dan dukungan berkelanjutan.

Foto : Pengecekan Venue Kejurnas

Bengkulu Kedatangan Atlet dari Berbagai Daerah

Hydroplus Sirnas B Bengkulu 2026 diikuti atlet dari sejumlah daerah, di antaranya Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Aceh dan sejumlah provinsi lainnya.

Bagi Bengkulu, kehadiran ratusan peserta tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan kesiapan daerah menjadi tuan rumah event olahraga nasional.

Selain menguji kemampuan atlet muda, kompetisi ini diharapkan mampu memberikan pengalaman bertanding yang berharga bagi para pemain sekaligus memacu klub-klub bulu tangkis daerah meningkatkan kualitas pembinaan.

Kembali Suharto meminta, Sirnas B tidak berhenti sebagai agenda pertandingan semata, tapi dapat menjadi titik penguatan ekosistem bulu tangkis Bengkulu, mulai dari pembinaan usia dini, peningkatan kualitas klub, hingga lahirnya atlet-atlet yang mampu membawa nama daerah ke tingkat nasional.

"Dengan hadirnya ratusan atlet muda dari berbagai penjuru Indonesia, Bengkulu tidak hanya menjadi tempat bertanding, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan mimpi dan prestasi baru dalam perjalanan panjang bulu tangkis nasional," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....