BI Bengkulu Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan QRIS

  • 13 Agt 2026 21:38 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bengkulu mengingatkan masyarakat agar lebih teliti saat melakukan pembayaran menggunakan QRIS untuk menghindari modus penipuan “timpa QRIS”. Imbauan ini disampaikan seiring semakin luasnya penggunaan QRIS dalam transaksi sehari-hari.

Deputi Kepala Perwakilan BI Bengkulu Muhammad Irfan Octama mengatakan, penggunaan QRIS selama tujuh tahun terakhir telah mengubah kebiasaan masyarakat dalam melakukan pembayaran. Namun, meningkatnya transaksi digital juga diikuti risiko baru yang perlu diantisipasi melalui penguatan perlindungan konsumen.

“QRIS saat ini sudah mengakar, jadi mengubah kultur dan lifestyle masyarakat di Indonesia. Orang sudah jarang mungkin memegang uang cash, jadi ini lebih mudah,” kata Irfan saat Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 di Bencoolen Mall (BIM), Bengkulu, Kamis 13 Agustus 2026.

Menurut Irfan, konsumen perlu memastikan nama merchant yang muncul sebelum mengonfirmasi pembayaran QRIS. Langkah tersebut penting untuk memastikan uang dikirim kepada penerima yang tepat.

“Ketika melakukan pembayaran, tolong dicek dulu. Konfirmasi kepada penjualnya apakah benar nama penjualnya ini,” ujarnya.

BI Bengkulu juga mengingatkan pelaku usaha agar tidak hanya mengandalkan bukti pembayaran berupa tangkapan layar atau screenshot. Merchant perlu memastikan dana benar-benar masuk melalui notifikasi transaksi atau mengeceknya langsung pada sistem pembayaran yang digunakan.

“Dari sisi penjual juga perlu mengonfirmasi apakah angka atau uangnya sudah benar-benar masuk. Kadang mereka juga ada yang tertipu pakai screenshot palsu dan lain sebagainya,” tutur Irfan.

Irfan mengatakan, perlindungan konsumen kini menjadi perhatian BI setelah sebelumnya fokus utama pengembangan QRIS adalah memperluas jumlah pengguna dan transaksi. Semakin luas penggunaan pembayaran digital, semakin besar pula kebutuhan masyarakat memahami keamanan transaksi.

“Kita perlu mendorong perlindungan konsumen agar masyarakat lebih aware. Lebih sadar dan tidak merugikan bagi masyarakat,” katanya.

BI juga mendorong perbankan dan penyedia layanan pembayaran menghadirkan fitur notifikasi transaksi yang memudahkan merchant maupun konsumen memastikan pembayaran telah berhasil. Fitur tersebut dapat membantu menekan risiko kesalahan transaksi maupun penipuan.

BI Bengkulu mengimbau masyarakat tidak terburu-buru saat melakukan pembayaran menggunakan QRIS. Pastikan nama merchant sesuai, nominal transaksi benar, dan pembayaran telah terkonfirmasi sebelum meninggalkan lokasi transaksi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....