Harga Ikan Laut Lebih Mahal, Ikan Tawar Jadi Pilihan Warga

  • 11 Agt 2026 12:18 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Harga ikan laut di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, mengalami kenaikan dan mendorong sebagian masyarakat beralih membeli ikan air tawar yang dinilai lebih terjangkau. Kondisi tersebut turut memengaruhi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan ikan sehari-hari.

Berdasarkan pantauan di Pasar Panorama, harga sejumlah jenis ikan laut kini lebih tinggi dibandingkan ikan air tawar. Pedagang menyebut kenaikan harga dipengaruhi meningkatnya modal pembelian dari agen atau pemasok, sehingga harga jual harus disesuaikan agar pedagang tidak mengalami kerugian.

Pedagang ikan laut, Suplaini, mengatakan harga ikan dencis yang sebelumnya sekitar Rp30.000 per kilogram kini naik menjadi Rp45.000 per kilogram. Kenaikan terjadi setelah harga modal dari pemasok mencapai Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram.

Selain ikan dencis, harga ikan tongkol juga mengalami kenaikan dari sekitar Rp20.000 menjadi Rp35.000 per kilogram. Sementara ikan kape-kape yang sebelumnya dijual sekitar Rp15.000 kini mencapai Rp40.000 per kilogram. Sedangkan ikan gebur naik dari sekitar Rp30.000 menjadi Rp50.000 hingga Rp60.000 per kilogram.

“Modal ikan sekarang tinggi. Kami hanya mengikuti harga dari pemasok. Kalau dijual lebih murah, tentu kami rugi. Yang terasa sekarang pembeli jadi jauh berkurang,” ujar Suplaini pada Senin, 11 Agustus 2026.

Sementara itu, harga ikan air tawar juga mengalami kenaikan, meski tidak setinggi ikan laut. Ikan nila yang sebelumnya dijual sekitar Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram kini mencapai Rp35.000 per kilogram. Ikan patin naik dari sekitar Rp20.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, sedangkan ikan lele dari Rp15.000 menjadi sekitar Rp28.000 per kilogram.

Kenaikan harga ikan laut membuat sebagian masyarakat memilih ikan air tawar sebagai alternatif. Salah seorang pembeli mengatakan harga ikan dencis yang kini mencapai Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram membuatnya harus menyesuaikan belanja dengan kondisi keuangan keluarga.

“Kalau harga ikan laut naik, terkadang kami memilih ikan air tawar karena harganya lebih bersahabat,” katanya.

Lebih lanjut masyarakat berharap harga ikan, baik laut maupun air tawar, dapat kembali stabil sehingga daya beli tetap terjaga. Termasuk juga berharap kelancaran pasokan dari daerah pemasok dapat dipertahankan agar harga di tingkat pasar kembali normal dan aktivitas jual beli di Pasar Panorama semakin ramai.

Penulis : Zulkifli A, Mahasiswa Magang UINFAS Bengkulu

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....