Pemkot Bengkulu Sediakan Perpustakaan Keliling di Lapas

  • 10 Agt 2026 09:42 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan terus berupaya meningkatkan minat baca sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menghadirkan layanan perpustakaan keliling (Pusling) ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA).

Layanan Pusling tersebut dilakukan secara berkala dengan menyambangi warga binaan. Kehadiran perpustakaan keliling di lingkungan pemasyarakatan menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan akses terhadap buku dan informasi tetap dapat diperoleh masyarakat, termasuk mereka yang sedang menjalani pembinaan di dalam Lapas.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Bengkulu, Mukhlis, mengatakan layanan perpustakaan keliling tidak hanya ditujukan bagi masyarakat umum, tetapi juga menyasar sekolah, komunitas dan lingkungan Lapas. Buku yang dibawa dalam layanan perpustakaan keliling disesuaikan dengan kebutuhan para pembaca, koleksi yang disediakan antara lain buku pelajaran, keterampilan, keagamaan hingga novel.

“Melalui Pusling kita ingin meningkatkan minat baca masyarakat di Kota Bengkulu, lyanan Pusling terbagi menjadi dua, yakni indoor dan outdoor. Untuk layanan outdoor, kita berkunjung ke Lapas Perempuan dan LPKA, sekolah serta komunitas,” kata Mukhlis, Senin 10 Agustus 2026.

Beragam koleksi tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan bacaan bagi warga binaan, sekaligus membantu mereka memperoleh pengetahuan dan informasi yang bermanfaat selama mengikuti proses pembinaan. Kehadiran Pusling di Lapas juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pemenuhan hak warga binaan untuk mendapatkan akses informasi dan kegiatan yang dapat mendukung pengembangan diri.

Mukhlis menjelaskan, meskipun berada di lingkungan Lapas, warga binaan tetap membutuhkan akses terhadap pengetahuan dan kegiatan positif. Oleh karena itu, layanan perpustakaan diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk mengisi waktu dengan aktivitas yang bermanfaat.

Ia menambahkan, kunjungan perpustakaan keliling ke Lapas dilakukan secara berkala dan menyesuaikan dengan kebutuhan serta permintaan dari pihak Lapas. Hal ini karena jumlah warga binaan yang cukup banyak sehingga jadwal kunjungan perlu dikoordinasikan terlebih dahulu.

“Untuk Pusling di Lapas akan kita lakukan secara berkala sesuai dengan permintaan. Oleh karenanya jumlah warga binaan cukup banyak, sehingga kunjungannya kita koordinasikan dengan pihak Lapas,” kata Mukhlis.

Selain menyasar Lapas, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Bengkulu juga terus memperluas layanan perpustakaan keliling di ruang publik. Saat ini, sebanyak dua unit mobil perpustakaan keliling disiapkan untuk memberikan layanan kepada masyarakat.

Dua unit mobil Pusling tersebut ditempatkan di kawasan Pendopo Merah Putih. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi salah satu ruang publik yang cukup ramai dikunjungi masyarakat, terutama pada akhir pekan.

Setiap unit mobil perpustakaan keliling menyediakan sekitar 1.000 buku dengan beragam jenis dan judul. Koleksi tersebut memungkinkan masyarakat memilih bahan bacaan sesuai dengan minat dan kebutuhannya.

Dengan hadirnya perpustakaan keliling di ruang publik, masyarakat tidak harus datang langsung ke gedung perpustakaan untuk mendapatkan buku bacaan. Mereka dapat memanfaatkan layanan tersebut ketika sedang beraktivitas atau menghabiskan waktu bersama keluarga di Pendopo Merah Putih.

Pemkot Bengkulu berharap keberadaan perpustakaan keliling dapat semakin mendekatkan layanan literasi kepada masyarakat. Selain meningkatkan minat baca, kegiatan tersebut diharapkan dapat menambah pengetahuan, wawasan dan keterampilan masyarakat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....