Terhitung dari Januari hingga Juni 2026, ada 55 Kasus DBD di Bengkulu Utara
- 08 Agt 2026 12:49 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu Utara - Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Utara mencatat pada tahun 2026 sudah ada 55 kasus Demam Berdarah Dengue atau DBD yang telah terjadi. Jumlah tersebut berdasarkan data periode bulan Januari hingga akhir bulan Juni.
Jumlah kasus DBD tersebut masih tergolong terkendali. Meskipun begitu masyarakat diminta untuk tidak menganggap sepele penyakit DBD.
Hal ini dikarenakan penyakit BDD dapat menyerang siapa saja. Bahkan bisa berisiko menimbulkan komplikasi apabila terlambat mendapatkan penanganan.
Sub Koordinator Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bengkulu Utara, Bintoro Wahyudi menjelaskan dari total kasus yang tercatat tersebut, penyebaran DBD didominasi oleh 2 wilayah. Yakni wilayah SP 3 Ketahun dan Kecamatan Arga Makmur.
"Untuk DBD di Bengkulu Utara tahun ini terhitung dari bulan Januari hingga Juni ada 55 kasus. Meski belum masuk kategori darurat tapi kita tidak boleh anggap remeh lenyakit DBD ini," ujar Bintoro Wahyudi kepada RRI Jumat 7 Agustus 2026.
Sementara itu berdasarkan hasil pengawasan di lapangan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan secara mandiri masih sangat minim. Bahkan masih banyak ditemukan tempat penampungan air dan lingkungan yang berpotensi menjadi sarang berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti, sebagai penyebab DBD.
Nyamuk DBD sangat menyukai air bersih yang tergenang di ember bekas, kaleng bekas, botol bekas, bak mandi, dispenser, atau vas bunga. Tempat genangan air tersebut menjadi sumber berkembang biak jentik nyamuk hingga menjadi nyamuk dewasa.
Maka dari itu, masyarakat diimbau secara rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara mandiri. Dengan dengan rutin menguras bak mandi atau penampungan air, menutup tempat penampungan air, membuang kaleng, botol atau ember bekas, serta menabur bubuk abate pada bak mandi dan menanam tanaman pengusir nyamuk.
"Kami sangat berharap keterlibatan aktif seluruh masyarakat untuk melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk. Sehingga jumlah kasus BDD di Bengkulu Utara tidak meningkat pada bulan-bulan berikutnya," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....