Jamu Kito, Sebuah Upaya Hidupkan Kembali Tradisi Minuman Tradisional

  • 06 Agt 2026 17:32 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Di tengah gempuran berbagai produk minuman siap saji, minuman tradisional jamu ternyata masih banyak digemari hingga saat ini. Salah satu buktinya terlihat pada perjalanan usaha Jamu Kito, sebuah UMKM produk herbal lokal asal Kota Bengkulu yang terus eksis dan diminati konsumen di era modern.

Pengusaha tradisional Jamu Kito, Aulia Wulandari, mengatakan bahwa perjalanan mempertahankan warisan nusantara ini bukanlah tanpa hambatan. Tantangan terbesar yang dihadapi usaha jamu saat ini adalah persaingan yang sangat ketat dengan masifnya tren minuman dagangan modern yang lebih digandrungi oleh anak muda.

Ia mengharapkan agar generasi muda kembali melirik dan tertarik menikmati jamu, sehingga diperlukan strategi khusus. Agar generasi muda kembali melirik dan tertarik menikmati jamu, kita tentu harus menghadirkan inovasi rasa yang bersahabat dengan lidah milenial, penyajian yang higienis, serta kemasan modern yang ramah lingkungan tanpa menghilangkan khasiat aslinya.

"Jadi kami terus lakukan edukasi agar kembali minum jamu, karena dipercaya baik untuk kesehatan. Baik di ig, fb, tiktok, kita pakai semua untuk edukasi sekalian promosi," katanya, 5 Agustus 2026.

Selain inovasi produk, pemanfaatan teknologi digital juga menjadi kunci utama dalam memperluas jangkauan pasar. Ketika ditanya mengenai optimalisasi media, Aulia memastikan pihak usahanya sudah secara aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan edukasi.

Keberhasilan Jamu Kito membuktikan bahwa produk tradisional tidak harus tenggelam ditelan zaman, asalkan pelaku usahanya berani beradaptasi dengan dinamika modernitas. Tantangan dari gempuran minuman siap saji seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman mati, melainkan sebagai pemicu kreativitas untuk mengemas ulang identitas budaya lokal agar relevan dengan gaya hidup masa kini.

Jika pelaku UMKM tradisional mampu memadukan kualitas kesehatan, estetika kemasan, dan keaktifan pemasaran digital seperti yang dilakukan Jamu Kito, bukan tidak mungkin warisan leluhur ini akan terus berakar kuat. Warisan tersebut diyakini akan berjaya di negeri sendiri, bahkan mampu bersaing secara mendunia di masa depan. (bunga.r)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....