Musim Panen, Harga Petai dan Kabau di Bengkulu Turun
- 06 Agt 2026 07:28 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu – Harga petai dan kabau di sejumlah lapak Pasar Pulau Baai, Kota Bengkulu, mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir. Melimpahnya pasokan dari sejumlah daerah yang sedang memasuki musim panen menjadi penyebab turunnya harga kedua komoditas tersebut.
Salah seorang pedagang petai dan kabau di Pasar Pulau Baai, Heni (28), mengatakan harga petai yang sebelumnya mencapai Rp4.000 per papan kini turun menjadi Rp3.000 per papan. Sementara petai berukuran lebih kecil dijual dengan harga dua papan Rp5.000.
Tidak hanya petai, harga kabau juga mengalami penurunan yang cukup signifikan. Jika sebelumnya dijual Rp100 ribu per kilogram, kini harganya turun menjadi Rp60 ribu per kilogram.
Menurut Heni, turunnya harga dipengaruhi melimpahnya pasokan petai lokal dari berbagai daerah di Bengkulu. Berbeda dengan petai asal Lampung yang tersedia hampir sepanjang tahun, petai Bengkulu hanya banyak dijumpai saat musim panen sehingga stok di pasaran meningkat.
"Kalau petai Bengkulu lagi musim, stoknya masuk dari mana-mana. Karena barangnya banyak, harga ikut turun," ujar Heni saat ditemui di Pasar Pulau Baai, Rabu 5 Agustus 2026.
Untuk memenuhi kebutuhan dagangan, Heni mengambil pasokan dari pengepul atau distributor sebanyak sekitar 15 empong dalam sekali pembelian. Setiap empong berisi sekitar 100 papan petai dan biasanya habis terjual dalam waktu dua hingga tiga hari.
Meski harga jual mengalami penurunan, Heni mengaku penjualan tetap berjalan cukup baik. Pada hari biasa, omzet yang diperoleh berkisar Rp200 ribu per hari dengan keuntungan bersih sekitar Rp80 ribu.
Saat akhir pekan, penjualan cenderung meningkat karena jumlah pembeli lebih ramai. Omzet yang diperoleh dapat mencapai sekitar Rp1 juta per hari dengan keuntungan bersih sekitar Rp200 ribu.
Heni berharap harga yang lebih terjangkau dapat mendorong minat masyarakat untuk membeli petai dan kabau. Dengan demikian, penjualan tetap stabil meski harga komoditas sedang turun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....