Stok BBM Subsidi Nelayan di Kota Bengkulu Aman
- 05 Agt 2026 14:56 WIB
- Bengkulu
RRI.CO.ID, Bengkulu - Pemerintah Kota Bengkulu memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk nelayan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) dalam kondisi aman dan mencukupi. Kepastian tersebut diberikan untuk memastikan aktivitas melaut nelayan tetap berjalan lancar di tengah beredarnya isu mengenai kelangkaan BBM subsidi.
Kepala Bidang Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu, Jalaludin, mengatakan hingga saat ini penyaluran solar subsidi melalui SPBUN masih berlangsung normal. Tidak terdapat pengurangan kuota maupun kendala distribusi yang dapat mengganggu kebutuhan bahan bakar para nelayan.
Menurutnya, stok BBM subsidi yang tersedia masih mampu memenuhi kebutuhan operasional nelayan di Kota Bengkulu. Seluruh proses distribusi terus dipantau agar penyaluran berlangsung tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Stok BBM subsidi untuk nelayan masih aman dan mencukupi. Penyaluran melalui SPBUN berjalan normal, tidak ada pengurangan kuota maupun hambatan dalam distribusi," ujar Jalaludin, Rabu 5 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, kondisi di lapangan juga menunjukkan situasi yang kondusif. Aktivitas nelayan masih berjalan seperti biasa dan belum ditemukan adanya kepanikan ataupun antrean panjang di SPBUN akibat isu kelangkaan BBM.
Menurut Jalaludin, informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya berpotensi menimbulkan keresahan di kalangan nelayan. Karena itu, pemerintah terus memberikan informasi yang akurat mengenai kondisi pasokan BBM subsidi agar masyarakat, khususnya nelayan, tidak mudah terpengaruh oleh isu yang beredar.
Selain memastikan ketersediaan stok, DKP Kota Bengkulu juga terus melakukan koordinasi dengan pengelola SPBUN serta pihak-pihak terkait untuk memantau kondisi distribusi di lapangan. Pemantauan dilakukan secara berkala sebagai langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan kebutuhan BBM ataupun kendala teknis dalam penyaluran.
Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen menjaga kelancaran distribusi BBM subsidi karena bahan bakar merupakan kebutuhan utama bagi nelayan dalam menjalankan aktivitas penangkapan ikan. Ketersediaan BBM yang terjamin dinilai sangat penting untuk menjaga produktivitas nelayan sekaligus mendukung pasokan hasil perikanan bagi masyarakat.
DKP juga memastikan pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi akan terus diperketat agar distribusi benar-benar diterima oleh nelayan yang berhak. Dengan demikian, pemanfaatan BBM subsidi dapat berjalan efektif sesuai peruntukannya.
Jalaludin mengimbau seluruh nelayan agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya. Apabila terdapat informasi terkait distribusi BBM subsidi, nelayan diharapkan segera berkoordinasi dengan petugas SPBUN atau Dinas Kelautan dan Perikanan sehingga dapat memperoleh informasi yang valid.
Dengan stok yang dipastikan aman, distribusi yang berjalan normal, serta pengawasan yang terus dilakukan pemerintah, aktivitas penangkapan ikan di Kota Bengkulu diharapkan dapat berlangsung tanpa hambatan. Kondisi ini sekaligus menjadi jaminan bahwa kebutuhan energi bagi sektor perikanan tetap terpenuhi sehingga nelayan dapat terus melaut dan menjaga produktivitas usahanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....