Harga Beras di Kota Bengkulu Stabil

  • 03 Agt 2026 13:18 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagrin) Kota Bengkulu memastikan harga beras di pasar tradisional masih berada dalam kondisi stabil meski saat ini wilayah Bengkulu tengah menghadapi musim kemarau. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasokan beras di tingkat distributor maupun pedagang masih mencukupi sehingga belum memicu kenaikan harga yang signifikan.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Disperdagrin Kota Bengkulu, Jasya Arief, mengatakan pemerintah daerah terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan bahan pangan pokok, terutama beras yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Pemantauan dilakukan secara rutin sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terganggunya pasokan akibat cuaca kemarau yang dapat memengaruhi produksi pertanian di sejumlah daerah.

Menurut Jasya, hingga saat ini stok beras di Kota Bengkulu masih dalam kondisi aman. Hal tersebut tercermin dari harga beras yang masih relatif stabil di berbagai pasar tradisional.

Untuk beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) atau beras subsidi pemerintah, harga jual masih berada di kisaran Rp12.000 per kilogram. Sementara itu, beras premium dari berbagai merek dipasarkan dengan harga mulai Rp14.000 hingga Rp18.000 per kilogram, tergantung kualitas dan merek yang dipilih masyarakat.

"Pasokan beras di Kota Bengkulu masih aman dan harga masih terkendali meskipun saat ini memasuki musim kemarau. Kami terus melakukan pemantauan agar kondisi ini tetap terjaga," ujar Jasya, Senin 3 Agustus 2026.

Meski harga masih stabil, pemerintah tidak ingin lengah terhadap potensi kenaikan harga yang dapat terjadi apabila musim kemarau berlangsung lebih lama dan berdampak pada hasil panen di daerah sentra produksi. Oleh karena itu, Disperdagrin Kota Bengkulu bersama tim gabungan telah menyiapkan langkah antisipasi melalui penyaluran bantuan beras pangan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Program bantuan tersebut bertujuan menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok rentan, sekaligus menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi pangan. Penyaluran bantuan juga diharapkan mampu menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan sehingga harga beras tetap stabil di pasaran.

Selain menyalurkan bantuan pangan, pemerintah juga terus melakukan pengawasan terhadap distribusi beras mulai dari distributor hingga pedagang di pasar tradisional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadi gangguan pasokan maupun praktik yang dapat memicu kenaikan harga secara tidak wajar.

Disperdagrin juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan karena stok beras di Kota Bengkulu masih mencukupi kebutuhan. Dengan kondisi pasokan yang aman serta distribusi yang lancar, masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak khawatir terhadap ketersediaan beras selama musim kemarau.

Melalui pengawasan yang berkelanjutan, koordinasi dengan berbagai pihak, serta penyaluran bantuan pangan secara tepat sasaran, Pemerintah Kota Bengkulu optimistis stabilitas harga beras dapat terus dipertahankan. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi di tengah tantangan cuaca ekstrem dan musim kemarau.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....