Percasi Bengkulu Gelar Kejurprov, Seleksi Wakil Bengkulu untuk Kejurnas 2026

  • 01 Agt 2026 16:41 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bengkulu – Pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Bengkulu menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur 2026 pada 1–2 Agustus di Kantor Perwakilan DPD RI Provinsi Bengkulu. Kejuaraan ini menjadi ajang seleksi atlet yang akan memperkuat Bengkulu pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur di Serang, Banten, Oktober 2026.

Ketua Umum Percasi Provinsi Bengkulu, Apt. Hj. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., mengatakan seluruh pecatur dari kabupaten dan kota diberi kesempatan mengikuti seleksi secara terbuka. Atlet yang lolos akan ditentukan berdasarkan hasil pertandingan selama Kejurprov berlangsung.

"Pada tanggal 1 hingga 2 Agustus ini kami menggelar Kejurprov Catur. Kegiatan ini menjadi salah satu acuan untuk menentukan atlet yang akan diberangkatkan mengikuti Kejurnas Catur di Serang, Banten, pada Oktober mendatang," kata Destita saat membuka kejuaraan, Sabtu 1 Juli 2026.

Menurut Apoteker Destita, Kejurprov bukan sekadar mencari juara, tetapi juga mengukur kemampuan atlet yang akan membawa nama Bengkulu di tingkat nasional. Karena itu, seluruh peserta dituntut menampilkan permainan terbaik selama pertandingan.

Ia berharap wakil Bengkulu yang terpilih mampu bersaing dan meraih prestasi di Kejurnas. Kejuaraan ini juga menjadi evaluasi terhadap hasil pembinaan catur di masing-masing daerah.

"Kami berharap dapat memperoleh wakil terbaik yang nantinya membawa nama Provinsi Bengkulu di tingkat nasional dan mampu meraih prestasi yang membanggakan. Karena kita tahu atlet catur Bengkulu pernah meraih medali emas di ajang nasional," ujarnya.

Anggota Komite III DPD RI itu menambahkan Percasi akan terus memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan termasuk fokus menjaring bibit-bibit baru sejak usia dini. Untuk mendukung program tersebut, Percasi akan memperluas kerja sama dengan pemerintah daerah, KONI, pengurus kabupaten dan kota, serta sekolah-sekolah agar pembinaan atlet berlangsung lebih terarah.

"Kami ingin membentuk generasi baru atlet catur. Tidak hanya atlet senior atau kategori umum, tetapi juga melakukan pembinaan kepada anak-anak sehingga ke depan Bengkulu memiliki atlet-atlet potensial yang siap berprestasi," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Provinsi Bengkulu, Hopalara, M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan Kejurprov yang menjadi agenda pertama pada masa kepemimpinan Destita sebagai Ketua Umum Percasi Bengkulu. Menurutnya, kompetisi seperti ini menjadi bagian penting dalam mencetak atlet berprestasi.

Ia mengatakan pembinaan atlet harus dilakukan secara berkesinambungan untuk mendukung target Bengkulu pada Pekan Olahraga Nasional (PON). Seluruh cabang olahraga diharapkan mampu memberikan kontribusi medali bagi daerah.

"Pemerintah daerah melalui Gubernur telah menyiapkan penghargaan sebesar Rp1 miliar bagi peraih satu medali emas, ditambah kesempatan memperoleh pekerjaan. Ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk berjuang memberikan prestasi terbaik," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian Percasi Provinsi Bengkulu, Fatoni Ihsan, menjelaskan Kejurprov mempertandingkan nomor catur standar sesuai regulasi Kejurnas. Kategori umum memainkan tujuh babak, sedangkan kategori veteran lima babak dengan waktu pikir 60 menit ditambah 10 detik setiap langkah.

Sebanyak 48 atlet ambil bagian dalam Kejurprov tahun ini. Hingga pembukaan, sembilan kabupaten dan kota telah mengirimkan kontingen, sementara beberapa peserta lainnya masih dalam perjalanan menuju lokasi pertandingan.

"Kejurprov berlangsung selama dua hari, hari ini dan besok. Selain menjadi ajang seleksi menuju Kejurnas, pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi setiap daerah untuk melihat kekuatan lawan sebagai bahan evaluasi pembinaan atlet ke depan," kata Fatoni.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....