Harga Daging Ayam Potong Belum Turun, Masih Bertahan diharga Rp45.000/kg

  • 31 Jul 2026 06:39 WIB
  •  Bengkulu

RRI.CO.ID, Bintuhan - Harga daging ayam potong di pasar tradisional yang ada di Kabupaten Kaur hingga kini tak kunjung turun. Seperti di Pasar Rakyat Inpres Bintuhan ini misalnya, satu kilogram daging ayam potong masih bertahan di kisaran Rp45.000.

Salah seorang konsumen Warni mengaku sudah 1 bulan terakhir harga daging ayam potong di Pasar Rakyat Inpres Bintuhan tidak turun dari harga Rp45.000 per kilogram. Tak kunjung turunya harga daging ayam potong ini membuat ia dan sebagian konsumen lainnya mengeluh.

Bahkan ada konsumen yang justru memilih untuk tidak membeli daging ayam potong dan lebih memilih lauk lain dengan harga yang lebih terjangkau. Nanum Warni masih tetap membeli daging ayam, hanya saja untuk saat ini ia membeli daging ayam potong sesuai dengan kebutuhannya.

"Perasaan saya dalam bulan ini, setiap kali hari Pasar saya tanya harga dgaung ayam potong Rp45.000 terus tidak pernah turun. Ya karena lagi amahal seperti sekarang syaa paling belinya setengah kilogram, sesuai keperluan saya di rumah saja," ujar Warni Kepada RRI Kamis 30 Juli 2026.

Sementara itu salah seorang konsumen lainnnya Helma menyebut untuk harga di warung-warung sayur justru berbeda. Bahkan harganya lebih mahal, satu kilogram daging ayam potong mencapai Rp50.000

Helma sendiri memang lebih sering berbelanja kebutuhan dapurnya di warung sayur. Hal ini dikarenakan rumahnya yang jauh dari pasar sehingga membuat ia lebih sring berbelanja di warung sayur.

"Tadi saat saya tanya di warung sayur harga daging ayam potong Rp50.000. Ya memang seperti itu, kalau harga di warung sayur pasti lebih mahal dikit dengan harga yang di pasar," ujar Helma.

Sejumlah pedagang mengakutingginya jarga daging ayam potong memamg audah terjadi di tingkat diatributor. Selain itu pedagang menilai banyaknya pesanan dari dapur MBG dalam jumlah banyak juga menjadi faktor kenaikan harga daging ayam potong.

"Ya memang haraga daging ayam potong sekarang segitu lah sudah lama harganya segini. Kondisi ini memang membuat minat konsumen untuk membeli daging ayam pitong jadi menurun," ujar Wisnu salah seorang pedagang.

Masyarakat sangat berharap pemerintah dapat terus memantau ketersediaan pasokan dan menjaga stabilitas harga bahan pangan dipasaran. Sehingga tidak semakin membebani pengeluaran rumah tangga masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....